Beberapa Tips Supaya Aman Belanja Online

Saya merasa punya tanggungjawab moril, untuk kasih tau ini ke teman – teman blogger supaya lebih hati – hati kalo belanja online, terutama yang belanja di marketplace maupun retail online.

Penjelasan mengenai tipe – tipe e-commerce (iklan baris, marketplace, maupun retail online ataupun daily deals) sudah pernah dituliskan Mba Siti disini saya jelaskan lagi secara garis besar ya. Iklan baris (classified ad) itu semacam iklan baris di koran yang pindah ke online. Penjual memajang barangnya, lalu calon pembeli menghubungi penjual langsung (transaksi terjadi diluar situs tersebut), situs tidak bertanggung jawab atas transaksi yang terjadi. Salah satu iklan baris di Indonesia yaitu o*x. Lalu penjelasan mengenai Marketplace, sebut saja Tokopedia 😀 Tokopedia menjadi perantara antara penjual dan pembeli, atau bisa juga disebut Mall Online. Sistem transaksi terjadi didalam website dengan menggunakan rekening bersama (escrow system) penjelasan lebih lanjut ada dibawah ya, pihak yang bertanggungjawab melakukan pengiriman barang merupakan penjual (bukan marketplace-nya), kalo di luar negeri sama seperti eBay. Lalu ada retail online, retail ini konsepnya sama seperti Matahar* atau Hyperm*rt , mereka mengumpulkan barang – barang dari supplier, dan menjualnya atas nama website mereka dan mereka yang bertanggungjawab atas pengiriman barang, karena mereka stock barang (makanya biasanya mereka punya gudang). Beberapa retail online saya kasih clue nya ya 😀 Laza*a, Za*lo*a, Berr*be*k*, dan lain sebagainya, kalo contoh internasionalnya retail itu Amazon. Kalo dailydeals itu yang suka jual voucher diskon makan ini, diskon spa, atau voucher2 diskon lainnya.

Meskipun semua situs jual beli online sebetulnya sudah berusaha sebaik mungkin dalam melindungi konsumennya, tetapi sebagai konsumen pun kita harus hati – hati supaya terhindar dari penipuan. Be A Smart Shopper. Berikut beberapa hal yang wajib diingat saat belanja online agar terhindar dari penipuan:

1. Pilih situs belanja yang terpercaya

Hal pertama yang harus dipikirkan ketika belanja online adalah, kredibilitas dari situs tempat belanja. Pilih website yang terpercaya dan sudah memiliki kredibilitas dalam dunia jual-beli online, seperti Tokopedia. (Gapapa ya sekalian promoin kantor sendiri :D) Atau cari dulu informasi terkait situs tersebut ataupun bertanya kepada teman dan keluarga yang sudah pernah bertransaksi melalui situs tersebut.

Jangan lupa untuk membaca kebijakan-kebijakan dari situs jual-beli online tersebut, apakah ada garansi barang hingga kebijakan tentang pengembalian uang jika barang yang sudah kita beli kita diterima dalam keadaan cacat. Pastikan tidak ada kebijakan yang merugikan kita sebagai pembeli, serta pastikan pula data-data pribadi akan dilindungi dan tidak disebarluaskan ke pihak lain. Jika ada kebijakan yang merugikan, sebaiknya ga usah jadi aja belanja disitu 😀

2. Jangan tergiur dengan harga murah

Siapa juga yang ga suka harga murah? Saya suka bangeeeeeeeeeeeett, apalagi kalo barang itu yang lagi saya idam – idamkan. Tapi kita harus inget, harga murah itu masuk akal ga sama produk yang dijual. Misal ada yang jual iphone 6 tapi harganya 2 juta :p nah ini patut dipertanyakan. Untuk memastikan harga produk yang ingin dibeli, baiknya kita mencari tau dulu kisaran harga produk tersebut di pasaran, sehingga kita tidak akan mudah tertipu dengan toko yang menjual produk tersebut dengan harga miring.

3. Baca deskripsi produk

Sebelum memutuskan untuk membeli satu produk, wajib membaca informasi atau deskripsi terkait produk tersebut terlebih dahulu. Jangan sampai produk tersebut tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Jika ada yang kurang jelas, kita bisa menghubungi penjual bersangkutan untuk mengetahui lebih detail tentang produk yang ingin kita beli.

4. Rekening pribadi atau perusahaan?

Saat melakukan transaksi jual-beli online melalui web, hindari mentransfer dana ke nomor rekening pribadi. Pilihlah website yang memiliki rekening atas nama badan usaha seperti PT atau CV, yang keamanannya sudah pasti lebih terjamin. Rekening ini biasanya disebut dengan rekening bersama (rekber) atau escrow system, yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli, serta bisa meminimalisir tindakan penipuan. Cara kerjanya, uang yang ditransfer oleh pembeli akan tertahan pada pihak perantara hingga barang sampai ke tangan pembeli. Saat barang sudah sampai ke pembeli dengan kondisi yang baik, barulah dana yang dibayarkan pembeli, diterima oleh pihak penjual. Salah satu tempat berbelanja online yang menyediakan fasilitas ini adalah Tokopedia 😀

5. Kredibilitas penjual

Saat berkunjung ke sebuah toko online, janganlah terburu-buru untuk melakukan transaksi di toko tersebut. Lihatlah kredibilitas penjual dari toko tersebut terlebih dahulu. Kita bisa menilai kredibilitas penjual dengan melihat testimoni atau review yang diberikan oleh pembeli-pembeli lain yang sebelumnya sudah pernah membeli dari toko yang bersangkutan. Kalo review yang diberikan oleh pembeli positif, maka silakan lanjutkan untuk bertransaksi di toko tersebut. Namun jika reviewnya kurang baik, lebih baik cari toko online lain yang menjual produk yang kita inginkan.

6. Periksa kembali pesanan

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan kembali bahwa produk yang kita pesan sudah sesuai. Selain itu, make sure kita sudah memasukkan alamat dan nomor telepon dengan benar. Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahan pada saat proses pengiriman barang.

7. Asuransikan

Kalo belanja online, sudah pasti barang diantar oleh kurir atau jasa pengiriman kan ya (kecuali menggunakan sistem COD). Nah kalo misalnya, kita belanja barang yang harganya mahal, misalnya 500ribu keatas. Baiknya minta penjual untuk menambahkan asuransi di pengiriman. Lebih baik bayar lebih untuk biaya asuransi tersebut, yang penting pesanan datang dalam kondisi yang baik.

8. Simpan bukti transaksi

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kita wajib menyimpan bukti transaksi seperti resi transfer dan histori percakapan dengan penjual, hingga transaksi benar-benar selesai. Jadi apabila terjadi kesalahan pengiriman atau penjual menyatakan kita belum melakukan pembayaran, kita bisa menunjukkan bukti-bukti tersebut kepada penjual.

Beberapa tips diatas dirangkum dari blog.tokopedia.com

Lalu ada lagi nih, kasus penipuan dengan modus baru, yaitu dengan phishing. Phishing itu dengan cara mengirim email dengan link, dan link tersebut ketika di klik meminta user id dan password kita di salah satu situs belanja, ketika user memasukkan user id dan password, karena itu bukan website tokopedia (misalnya) akan gagal login, tapi user dan password nya sudah disimpan oleh si penipu. Korban phishing harus segera mengubah semua password akun mereka jika email dan password yang dipakai sama. Ini sama seperti korban penipuan bank-bank, karena belum aware nya terhadap phishing sampai bank Indonesia memilih menggunakan sistem token. Semakin tinggi security semakin tidak nyaman biasanya sebuah sistem.

Semoga tulisan diatas bermanfaat ya teman – teman, mari tetap belanja online. Namun harus tetap hati – hati ya 🙂 Mari menjadi “tukang belanja” yang cerdas. 🙂

Cheers

Iklan

Kesuksesan Jualan Online

Hai – Hai,

Saat ini mau sharing/cerita tentang orang-orang yang sukses jualan online. Kebanyakan cerita sukses dari tempatku kerja 🙂 Semoga bisa menginspirasi orang-orang untuk jualan online. Ada banyak cerita yang bikin aku bilang “Wooow, keren ya.” atau “Wiihhh canggih banget. Salut” dan kata-kata terpukau lainnya 😀

1. Seorang bapak yang waktu dia pertama jualan online itu usianya 52 tahun. Saat itu, si bapak udah punya toko hp+accessories di Roxy. Awalnya pas dia buka toko online di tempat aku kerja sekarang, diketawain sama istrinya. Apalagi pas pertama kali barang dagangan ada yang laku cuma untuk sekian puluh ribu. Tapi si bapak itu ga menyerah, dia cerita dari pembelian pertama, terus mengalirah pembelian-pembelian berikutnya. Sampai dengan saat ini, hasil dari jualan online dia bisa beli 4 ruko tambahan di roxy 😀 canggih ya. Kunci sukses si bapak, dia selalu menjawab pertanyaan dari calon pelanggan selengkap dan sebaik mungkin, dan sebisa mungkin begitu order masuk langsung secepatnya dikirim. Intinya customer service dimaksimalkan, hingga si bapak punya banyak customer loyal sampai dengan hari ini 😀

2. Seorang mahasiswa, yang hobby bikin kerajinan tangan. Dia bikin tempat-tempat penyimpanan (organizer) untuk baju, pakaian dalem, sepatu, jilbab, alat tulis, dsb. Produknya udah laku lebih dari 8ribu sampai dengan hari ini, karena tingginya minat akan produk yang dia jual, dia sampai bisa mempekerjakan orang-orang yang tinggal disekelilingnya untuk bantu dia dan usahanya. Hebat kan bisa mempekerjakan orang 🙂 Kuncinya, dia menjadikan hobby nya sebagai sumber penghasilan. Dia juga berusaha menciptakan sesuatu yang beda, yang saat itu belum terlalu banyak beredar di pasaran dan dengan kualitas yang bagus. Setau saya sih produk dia juga udah di pesen sama salah satu perusahaan otomotif untuk buatin tempat tissue dan car organizer. Canggih kaan 🙂

3. Seorang ibu di Bogor, awalnya dia jualan online iseng – iseng aja. Nah sampai sekarang, toko si ibu merupakan salah satu toko yang paling banyak produk terjual. Hebatnya lagi, dia membuat suaminya resign dari kantor dan sama – sama fokus di bisnis online mereka 😀 Waaa, mempekerjakan suami hhihihi..

4. Kalo yang ini ceritanya agak unik dari yang lain. Sebutlah namanya Pak Budi, Pak Budi ini punya pekerjaan sebagai ahli SEO gitu, nah berhubung dunia online lagi sangat gencar banget dan menjanjikan. Maka, diputuskanlah Pak Budi untuk buka toko online. Setelah baca – baca tentang marketplace, maka Pak Budi memutuskan untuk buka toko online di tempat saya bekerja. Toko online sudah punya, Pak Budi belum kepikiran jualan apapun. Nah loh. Eh tapi tenang, Pak Budi ga habis akal lah ya :p dengan keahlian SEO nya, dia mempelajari produk apa yang lagi hits dan laku di marketplace ini. Akhirnya dia nemu nih produk yang bisa dia jual, dan dia yakin banget bisa laku banget. Bahkan dengan hasil beberapa bulan dia jualan, udah bisa kebeli mobil Grand Livina, cobaaaa cobaaa Livina cuyy :D. Tebak apa yang Pak Budi jual? HP, Baju, Jam Tangan? Bukaan, yang Pak Budi jual Rujak Cireng. Iya Rujak Cireng yang itu, yang enak itu :p Dagang rujak cireng beberapa bulan, bisa kebeli mobiiiilll. Tau ga gimana Pak Budi bisa jualan ribuan cireng dalam tempo yang sesingkat – singkatnya? Semacam proklamasi yak haha. Pak Budi memanfaatkan keahlian SEO-nya, jadi dia sudah tau jam berapa yang sibuk, nah barang jualannya dikurangin dikit. Namapun belanja online, seringnya search dari cheapest 😀 nah dapat dipastikan cirengnya muncul di produk – produk pertama, terus jadi banyak yang beli 🙂 Selain memanfaatkan ilmunya ini, Pak Budi memastikan dia menggunakan bahan terbaik untuk cirengnya ini 🙂 Pas temen saya kunjungan ke rumah dan “pabrik” cirengnya, dikasih oleh – oleh cireng 7 bungkus. Dan pas dicoba, emang rasanya enaaaaaaaaaaaaaaaak -.-  Sama kaya cerita mahasiswa diatas, Pak Budi juga mempekerjakan tetangga sekitar dibagian produksi.

Masih banyak cerita lainnya, tapi  mohon maaf saya cuma sempet cerita sedikit diatas, semoga tetap menginspirasi yaaa. Saya sampe sekarang mau banget jualan online, apalagi sering banget denger cerita yang bikin saya terpukau sendiri. Hahahahaha. Tapi ga tau apa yang mau dijual, (atau emang niatnya aja kali masih kurang yak) haha…

Temen – temen, mungkin pernah denger cerita unik atau bahkan pernah alamin sendiri kesuksesan jualan online? Sharing juga dong 🙂 pengen tau, moga – moga bisa menginspirasi saya :p….

Jogjakarta

Roadshow terakhir kantor di 2014 ini kita ke Jogjakarta 🙂

Meskipun udah beberapa minggu yang lalu pulang dari Jogja, dimaapkan yaaa baru posting sekarang. Emang siapa yang nungguin ya? Hahaaaa.

Semua berjalan baik – baik saja, sampai waktunya pesawat landing disuruh muter – muter dulu diatas bandara sekitar 30 menit karena nunggu TNI AU lagi latihan. Ternyata muter2 didalam pesawat itu bikin mual banget 😦 hiks… Begitu didalam terdengar suara ting, boleh lepas sabuk pengaman dan turun, saya langsung cepet2 jalan ke pintu pesawat supaya bisa keluar sesegera mungkin dari pesawat 😀 saking ga sabar mau keluar, jadi penumpang pertama yang turun haha… eh tapi, ada satu cerita yang harus saya ceritain, karena bikin saya GR :D. Pas lagi nunggu didepan pintu pesawat, si mas pramugara nanya ke saya “Mba, kuliah di Jogja?” bahahaha dalam hati girang tapi sambi ramah menjawab “Saya udah kerja mas” sambil senyum manis. Lucu ya ternyata disangka lebih muda dari usia seharusnya bikin geer… Hihihi..

Awalnya saya pikir cuma saya doang yang berasa mual, eh ternyata semua temen2 ngerasa mual karena kejadian muter2 diatas itu 😦 akhirnya kita langsung check in hotel terus langsung cuss cari makan. Apalah artinya jika ke Jogja tapi ga makan gudeg, maka diputuskanlah kita makan gudeg. Yummyy

Kalo ke kota Gudeg, ya mesti makan Gudeg toh? :)
Kalo ke kota Gudeg, ya mesti makan Gudeg toh? 🙂

Namapun kerja, jadi minim banget waktu buat keluyuran ya haha, tapi kita tetep sempet makan angkringan, jajan di warung SS yang lamanya bikin saya kelaperan tingkat dewa 😀 lalu sempet juga nyobain kalimilk. Nothing special sebenernya makanan dan minuman disini 🙂 cuma temen-temennya special dong yaaa.. Sebentar ke Mirota batik, kalo saya selalu seneng kelilingan di Mirota batik, barangnya unik – unik soale dan kalo lagi beruntung suka nemu batik bagus tapi murah :p

Oh iya, pas di Jogja sebenernya hotel kita deket banget sama Dowa Bag, cuma sayang ga sempet mampir 😦 padahal keliatan dari luar tokonya lucu, dan tasnya juga keliatan lucu (banget) :p Moga – moga pas nanti ke Jogja bisa mampir ke toko ini 😀

Selama 4 hari di Jogja, selama 4 hari itu juga ujan dari intensitas lebat hingga sedang.. Jadi enak sih, ga sepanas terik biasanya, suasananya jadi gloomy gloomy gimanaaaaa gitu 🙂

Sekian laporan dari Jogja 🙂

Uang Jelek

Gambar dari internet
Gambar dari internet

Entah kenapa uang rupiah ko bisa sebegitu buluk dan lusuhnya ya? :s

Sebel ga kalo dapet uang jelek tapi ga bisa minta tuker uangnya gara – gara kita pas terima ga cek dulu :s Saya sih sebel banget.

Jadi gini, waktu itu saya sama suami lagi pergi terus bayar tol pake uang 100ribu, harga tol 16ribu kembalinya berarti 84ribu kan. Nah kembalinya kan banyak tuh, jadilah sama si petugasnya dilipat2 terus suami langsung cuuss jalan kan. Saya buka uangnya, pas kita mau bayar tol lagi eh ternyata 50ribunya sobek ditengah dan sudah disolasi, tapi solasinya parah banget. Kesel tuh awalnya sama pak suami hehee, terus kita putusin buat bayar pake uang itu ke gardu tol yang berikutnya. Pas sampe gardu tol berikutnya, si mas penjaga tol cek uangnya dan dia balikin. Dia bilang “Maaf pak, saya ga bisa terima soalnya uangnya rusak.” “Loh saya dapet kembalian itu dari tol sebelumnya” “Tapi tol itu beda pengelola sama kita pak” Udah ga mau ribut lama – lama akhirnya suami kasih uang lain. Sampe sekarang itu 50ribu buluk masih bertengger di mobil.

Kemarin kita dapet lagi uang jelek kembalian bayar tol, nah cuma 5ribu sih. Jadi semenjak kejadian 50ribu itu, saya selalu wanti-wanti pak suami untuk cek uang kembalian tol supaya kalo jelek bisa minta ganti langsung. Ok balik lagi cerita awal, kemarin pas pergi kantor terus masuk tol dapet kembalian langsung kita cek, eh ternyata kembaliannya 5ribu jelek banget (bahkan ujungnya tuh robek ilang gitu kayanya) Terus mobil agak pelan kan, saya minta pak suami berentiin mobil. Awalnya dipikir pak suami, 5ribu doang. Biasa deh, saya napsu banget gapapa saya yang turun demi tuker 5ribu butut itu haha. Akhirnya saya turun dari mobil, terus colek mba penjaga dari belakang. “Mba, ini tuker ya uangnya rusak.” Si mbanya cuma nengok sambil liat muka saya sambil ambil duitnya juga terus dia tuker uangnya kasih kembaliannya ke saya. Hahaha. Saya ngerasa PUAS banget. Pas sampe mobil, si suami senyum senyum aja ngeliat kelakuan istrinya haha.

Lesson learnt, temen – temen harus lebih hati – hati kalo terima uang kembalian yaa. Soalnya kalo kita langsung ngeloyor pergi dan ga bisa tuker sakitnya tuh disini (sambil nunjuk dada sendiri). Kaya dibohongin gitu rasanya hahaha.. Oh iya, dah gitu PR banget kan nukerin uang jelek prosedurnya harus tuker ke BI. Saya sempet googling, harus tuker ke BI bla bla bla bla. Rempooong. Harusnya juga penjaga tol bisa lihat dulu uang yang dikasih bagus atau ngga, jangan seenaknya terima lalu terusin uang itu jadi kembalian konsumen yang lain ga berdosa macam saya ini 😦

Semoga temen – temen ga ada yang ngalamin hal ini ya, kalo kata suami. “Udah terima aja, siapa tau itu teguran karena kita pernah berbuat jahat. Atau mungkin setelah ini kita dapet berkah lain.” Mengiyakan tapi sambil ketsel juga hahaha..

Have a good day fellas.

Cheers

Oh Medan!

Hello Medan!
Hello Medan!

Seneng banget bisa ke Medan! Makasih kantor, meskipun kerja ga sempet keliling-keliling main (lah iyalah neng namanya juga kerja) haha… bisa ke Medan. So bagaimana Medan menurut saya?

1. Kotanya agak mirip Bandung ya, maksudnya jalanan-jalanannya terus ruko2 di pinggir jalannya. Banyak spot-spot di Medan yang saya lalui mirip sama spot yang ada di Bandung.

2. Macet, hahahaa. Medan maceeet dan cukup padat jalanannya kaya di Jakarta. (Eh tetep parahan Jakarta sih) 😀 tapi pas jam pulang kantor, keliatan banget kalo Medan macet. Dan mobil di Medan bagus-bagus 😀 hampir semua mobil tahun 2010an. Hehe.. Kalo di Jabodetabek kan masih banyak mobil lawas tuh ya :p di Medan saya jarang banget nemu mobil lawas. Kalo ada yang lawas pun, tapi tetep keren di jamannya.

3. Masyarakat Medan beragam, beda kalo ke pulau Jawa, ya banyakan yang mukanya jawa-jawa aja. Kalo di Medan, ada orang melayu, banyak orang india seliweran, orang cina apalagi, oh iya orang batak juga (menurut ngana). hehe… Maksudnya saya pikir di Medan itu yang paling banyak orang suku batak, cuma ternyata engga begitu kenyataannya 😀

4. Surga kuliner, banyak tukang makanan berkeliaran di Medan apalagi di deket hotel saya kemaren, tapi sayangnya makanan itu mengandung babi. Hahaha. Temen2 saya pemakan babi seneng banget kata mereka enak banget masakannya, mie ayamnya juga enak. Saya cuma bisa menghela nafas. hehe.

5. Bunga papannya beda sama yang biasa saya liat. Silakan diliat postingan mba noni untuk foto bunga papan di medan 🙂

6. Saya pikir, Medan punya potensi yang sangat – sangat baik kalo saja pemerintah daerahnya lebih peduli. Atur kotanya lebih baik, jalanan diperbaiki, sistem transportasi dibenahi. Potensi pariwisatanya masih bisa dikembangkan lebih baik lagi. Semoga satu hari ada yang peduli akan hal ini.

7. Bandaranya oke banget, apalagi yang keberangkatannya guede banget yak macam mall :)) (maap ya norak) eh tapi lumayan juga sih bayar airport tax-nya 😀

Makan apa aja di Medan?

Berhubung waktu jalan-jalan yang terbatas (inget kerja ingeeet :D) yang sempet saya cicipin di Medan cuma hal-hal dibawah ini

Sate Padang

Mie Aceh Kepiting!
Mie Aceh Kepiting!
Bihun Bebek :)
Bihun Bebek 🙂
Duren Ucoookkkk :)
Duren Ucoookkkk 🙂

Pasti pengen banget balik lagi ke Medan sama suami, belom cobain soto sinar pagi dan makanan lainnya 😀

Oh ya pulangnya saya beli oleh-oleh mainstream 🙂 Bika ambon, bolu meranti dan duren. Enaaak enaaak..

Udah ya ceritanya segini aja hehe.. Hari ini lagi di Jogja, nanti di udpate juga tentang Jogja 🙂

Kisskissbyebye

Obat Galau

A friend of mine once told me “Lo ga pantes galau” karena saya cengengesan 😀

Sekarang saya lagi galau, ga segalau kemaren sih, udah berkurang banyak galaunya :)) Tapi sebentar lagi sembuh

Obat galau saya, ngobrol dan becanda sama suami :)) jadi kangen

Makan (ini ga boleh banyak-banyak) malah ga bagus nanti buat kesehatan. Ngook

Curhat ke orang yang tepat

Masak (lagaknya macam jago masak aja yak) 😀

Jalan kaki

Yang paling baru

Blogging, nulis blog, komen di blog orang, apalagi baca blog orang ternyata bisa mengobati kegalauan dan kesedihan hati hahaha

Teman-teman apa obat galaunya? 😀

Kembali ke Kota Pahlawan

Gambar diambil dari hasil googling
Gambar diambil dari hasil googling

Setelah diingat – ingat, terakhir kali saya ke Surabaya sekitar 7 bulan lalu. Belum terlalu lama juga sebenernya ya hehe. Saya suka sama Surabaya, saya ngerasa cocok sama makanannya, tata kota taman – tamannya. Tapi ada juga yang ga disukai, yaitu panasnya Surabaya. Ampuun reeekk lebih hot dari Jakarta!

Berhubung ke Surabaya kemarin urusan kerjaan, jadi ga bisa kuliner yang heboh – heboh. Awal dateng sempet mampir ke sambel Bu Rudy, dan langsung beli 6 botol sambel bawang untuk dibawa pulang plus udang gorengnya.Enak banget yaa makan sambel bu rudy pake nasi panas dan udang gitu doang.Malemnya makan bebek mercon, ini ga tau di daerah mana 😀 Awalnya saya mau makan bebek depan tugu pahlawan, tapi berhubung anggota rombongan ada yang vege jadi kita mengurungkan niat makan di bebek Tugu karena kasian kan kalo nanti dia cuma makan nasi sama sambel doang haha…

Sempet cobain Soto Ayam Cak Har, dan rasanya masih terngiang – ngiang. Saya udah beberapa kali ke Surabaya, tapi baru sekali ini sempet makan di soto ayam itu. Waduuh sekarang aja keingetan kuah sotonya langsung laper. Hehe… Kuah soto gurih dan dagingnya juga enak banget plus ini penting nih, harganya sangat reasonable kalo ga boleh bilang murah 😀 Puas banget makan disini, next time ke Surabaya wajib balik lagi.

Dari hari Rabu – Jumat di Surabaya ga bisa kuliner terlalu banyak 😦 padahal saya tauuu banget, masih banyak tempat makan yang bisa didatengin dan pasti rasanya Maknyusss. Ga sempet jalan – jalan ngelewatin jembatan Suramadu jugaa hiks 😦 Saya seneng aja gitu ngelewatin jembatan Suramadu entah kenapa :p Oh ya, lebetulan kita pulang lewat terminal 2 Bandara Juanda dan semua rombongan baru sekali ke Terminal 2 Bandara Juanda. Norak gitu, terminalnya mewah dan megah ya hehe plus masih bersih dan terawat. Semoga bisa bertahan rapi, bersih dan terawat begitu seterusnya.

Btw, leher saya agak sakit dan pegel gitu. Curiga ini semua karena kolesterol dari bebek – bebek dan makanan enak lainnya yang saya makan pas di Solo dan Surabaya kemarin 😦 akhirnya dua hari ini saya olahraga langsung, sebagai misi balas dendam menghilangkan lemak dan kolesterol 😀 Soalnya hari selasa besok saya mau ke Medan 🙂 pasti ketemu makanan yang enak – enak lagi kan yaaa? 🙂

*Maap saya ga sempet foto – foto makanannya, saking serunya makan dan ngobrol bareng temen2 🙂 Semoga ga lupa foto – foto makanan di Medan nanti!

Sesaat di Solo

Kantorku lagi ada acara keliling kota, kota pertama di Solo. Pertama kali ke Solo, dan pengen balik lagi! Berhubung emang kerja yaa, jadi main2nya ga bisa terlalu banyak 😀 Tapi teteuup dong sempet kulineran hehe..

Sup Timlo, paling enak makan bareng sosis solo yang banyak hehe :D
Sup Timlo, paling enak makan bareng sosis solo yang banyak hehe 😀
Selat Solo, semacam salada tapi pake kuah manis mirip kuah semur :D
Selat Solo, semacam salada tapi pake kuah manis mirip kuah semur 😀

Makan dua makanan enak itu di Selat Mba Lis, konsep rumah makannya lucu 😀 tapi sayang saya ga sempet foto, saking sibuk makan hehe. Kayanya tempat makan ini memang sungguh tenar, karena di dindingnya banyak foto – foto orang “terkenal” yang pernah makan di restoran ini.

Berhubung pecinta berat bebek Slamet, wajib beneuurr makan bebek di kota asalnya. Bebeknya lebih enak dari Jakarta, sambelnya ga sepedes yang di Jakarta (atau karena lidah saya makin kebal?) daaaan kol goreng ada di menu. Pokonya enak poool, sampe dua hari beturut-turut makan disini 😀

Apalah artinya ke Solo, tanpa jajan cemilan khas ini :D Yaaa betuuul, Surabi Notosuman.
Apalah artinya ke Solo, tanpa jajan cemilan khas ini 😀 Yaaa betuuul, Surabi Notosuman.

Surabi Notosuman ini dikasih sama salah satu orang yang kita kunjungin, rejeki ga kemana yaa 🙂

Beberapa comment tentang Solo

1. Entah kenapa, kulit saya cepet lengket pas di Solo dan kemarin cuacanya bikin gerah. Padahal matahari ga seterik Jakarta, tapiii cepet banget bikin keringetan dan lengket di badan

2. Makanannya saya suka (ga bisa bilang enak, karena enak kan relatif) dan harganya murah meriah. Saya coba Nasi Liwet Solo, Bebek Slamet yang enak, Surabi Notosuman dari kota asalnya, sosis solo banyak2, nyobain wedangan. Ga coba tengkleng karena saya kan ga doyan kambing hehe.

3. Kendaraan umum a.k.a taksi cukup bisa diandalkan, cuma kalo kita order via telp biasanya dia kenain min.charge (sama lah ya seperti di Jakarta). Tapi kalo argonya jalan pun cukup murah. Yang terpercaya sih kemarin Kosti Solo, taksinya avanza loh 😀 jadi bisa naik banyak2. Oh ya, sama juga seperti daerah wisata, si supir biasanya nanya mau lihat atau beli batik ga. Jawab aja engga yang cepet heheehe.

4. Penduduknya ramah – ramah loh 🙂

5. Jalanannya ga macet, ga banyak yang klakson jadi ga bising

Itu aja yang bisa diinget dibagi.

Udah ada yang pernah atau bahkan tinggal di Solo?