It’s ok not to be ok

Frasa di atas sangat tepat untuk menggambarkan suasana hati saya beberapa hari ini. Di posting sebelumnya, saya sudah share bahwa saya merasa sedih, kesal, marah, bingung, dan takut.

Beberapa minggu ini, saya mendapat berita kematian karena COVID. Cukup banyak. Baik itu orang yang saya kenal langsung seperti teman sekolah, mau pun orang yang ada di lingkungan dekat saya, seperti tetangga. Ya, saya (dan tetangga lainnya) pindah ke lingkungan perumahan ini bertepatan dengan pandemi. Jadi, kami kenal sebatas wa grup saja. Tapi begitu mendengar berita beberapa tetangga “seumuran” sudah pergi saya jadi berasa mendung hatinya.

Berita-berita duka tersebut pastinya membuat saya sedih, bahkan, banyak dari cerita mereka yang wafat membuat hati saya terasa nyeri. I just can’t tell the stories here. Dan ketika saya dengar beritanya, saya berharap itu semua bahkan bukan suatu hal yang nyata. Saya berharap semoga keluarga yang ditinggalkan semua diberikan kemudahan dalam hidupnya.

I’m in a good health, dan semoga semua teman-teman di sini selalu terjaga kesehatannya.