Women Support Women

Tulisan kali ini akan membahas mengenai women support women untuk bekerja.

Disclaimer: I love all stay-at-home mom

Pasti sudah banyak yang tau, bahwa jadi perempuan itu syulit. Terutama perempuan punya anak dan bekerja, ada aja salahnya. Kalo kerja dianggap “tega” karena ninggalin anak demi uang, status, dan jabatan. Sedangkan, kalo ga kerja, dianggap sia-siain pendidikan yang udah didapat, dan kadang dianggap tidak berkontribusi (dalam hal ini secara materil) terhadap keluarga.

Untungnya, para perempuan di lingkungan terdekat saya mendukung perempuan bekerja. Contoh mudahnya adalah, mama, tante, atau kakak, dengan suka rela dititipin anak, ketika ibu si anak harus tugas/kerja. Ya, ini contohnya saya, ketika saya di ruang kerja, siapa pun itu yang lagi di rumah (paling sering si mama) akan bantu jagain G sampe saya selesai kerja. Contoh lainya, kakak saya. Dia kerja, sedangkan anaknya ditunggui oleh tante saya. Thank God, life is kind to us.

My mom once said, selama masih mampu bekerja, bekerjalah. Mom said, nanti anak pasti ngerti kalo orang tuanya bekerja (anak ga akan rewel). Sebenernya, pengertian bekerja di sini tidak harus kerja kantoran loh ya, bisa juga jualan, jadi guru yoga, or etc.

Banyak orang bekerja bukan cuma sebatas menilai diri dari pendapatan, tapi juga kontribusi, produktifitas, mengasah kemampuan, memperbanyak aktifitas, belajar hal baru, networking, berhadapan dengan lingkungan berbeda. Perempuan bekerja biasanya jadi lebih percaya diri.

As a mom to one baby daughter, saya juga pengen kasih kesempatan yang sama kepada G, seperti kesempatan yang saat ini saya dapat. Saya rela, tungguin anaknya G, selagi dia bekerja supaya dia bermanfaat untuk orang banyak. Itu jangka panjangnya.

Jangka pendeknya, saya akan support G habis-habisan (as all mom do) agar G bisa gapai mimpi setinggi langit, apapun cita-citanya, be it an engineer, scientist, musician, chef, pilot. Tapi saya pengennya sih G kerja di NASA (lah request haha).

Semoga, nantinya bukan cuma keluarga terdekat aja yang bisa saya support, tapi juga lingkungan terdekat. Cita-cita saya adalah punya usaha, yang pekerjanya nanti lebih banyak perempuan, agar mereka bisa lebih percaya diri dan mandiri. Hingga hari ini, saya masih belum tau mulai dari mana, caranya gimana. Tolong di doakan saja.

Have a good week!