Yang Terjadi selama WFH

Kerja, kerja dan kerja 😬 selain masak tentu saja. Kalo urusan beberes rumah, alhamdulillah suami selalu bantu. Pokonya yang dia ga bisa itu cuma nyetrika dan masak. Sisa pekerjaan rumah lainnya ku serahkan padanya.

Terus, WFH ini berkahnya buat saya adalah saya berada di rumah full dalam jangka waktu yang sangattt lama. Biasanya cuma weekend bisa full day di rumah. Ini lama banget total udah hampir 3 minggu saya di rumah aja. Sejujurnyaa ini buat saya makin sedih ninggalin rumah ini, karena jika tidak ada halangan, bulan depan kami pindah rumah. Insya Allah. WFH ini mungkin salah satu jalan dari yang Kuasa supaya saya bisa kangen2an tinggal yang lama di rumah ini. Hiks.

Berdasarkan info terbaru, DKI Jakarta sudah menerapkan pembatasan ruang gerak sampai 18 April 2020. Kemungkinan saya akan WFH juga sampe tanggal segitu.

Ga pernah nyangka akan WFH di kala hamil, bareng dengan waktu pindah dari rumah ini yang semakin dekat. Berat juga rasanya setelah 8 taun tinggal di sini. Lalu, dalam rangka menikmati rumah dan dapur secara maksimal, saya masak terussss tiap hari. Plus supaya sehat juga saya dan suami di musim yang penuh virus ini.

Sekian dulu ceritanya. Semoga kita semua sehat selalu. Amin YRA.

Rencana karena Corona

Udah banyak banget ya pasti informasi yang beredar soal Corona. Banyak kepanikan, kecemasan, ketakutan, yang terjadi di sekeliling kita. Saya tentu saja waspada, dan berusaha menjaga diri sebaik mungkin.

Ada rencana atau bahkan banyak rencana yang tertunda karena corona. Saya rencana pergi bersama si baby yang masih di dalam perut. Bulan depan atau dua bulan lagi, sudah ideal usia kehamilan saya untuk pergi, tapi emang mungkin Tuhan berharap saya istirahat saja dulu di rumah hingga baby lahir ke dunia sehat selamat.

Semoga situasi semakin cepat membaik, semua bisa kondusif seperti sedia kala. Alhamdulillah stok sembako Insya Allah aman sampai seminggu ke depan. Saya stock secukupnya aja, seperti biasa saya belanja mingguan, ga dilebihkan. Setuju dengan beberapa orang yang bilang, supaya semua orang kebagian. Ga serakah.

Sekian dulu.

Yosemite National Park

Suami so excited, mau ke Yosemite National Park. Every time he explained about Yosemite to me, I just can only said “ooo, ooo, or hah heh, hmm”

Ini penjelasan yang saya ambil dari wikipedia mengenai Yosemite National Park

Yosemite National Park is in California’s Sierra Nevada mountains. It’s famed for its giant, ancient sequoia trees, and for Tunnel View, the iconic vista of towering Bridalveil Fall and the granite cliffs of El Capitan and Half Dome. In Yosemite Village are shops, restaurants, lodging, the Yosemite Museum and the Ansel Adams Gallery, with prints of the photographer’s renowned black-and-white landscapes of the area.

Aslinya lebih bagus lagi daripada foto dong dong ya. Kami sampai sini masih agak pagi, sekitar jam 9, jadi masih cepat dapat parkir, ga lama kemudian, mobil berdatangan, pengunjung semakin banyak. Tapi tetep keliatan lowong sih saking gedenya ini National Park, cuma keliatan padet pas di restaurant dan di tempat parkir.

Sehabis parkir mobil, saya dan suami jalan kaki mengikuti jalan setapak. Udaranya sejuk, bersih banget, super bersih. Hirup udara dalem – dalem rasanya sejuk dan seger masuk ke paru – paru. Biasa deh, kalo ke tempat kaya gini, pasti langsung mikir, seandaiiinyaaa di Indonesia, ada National Park yang dikelola secara baik seperti ini hehe.

Oh ya, di semua National Park yang saya datengin, selalu ada informasi bahwa tidak boleh menerbangkan drone tanpa izin. Bagus ya peraturannya ketat, jadi ga polusi udara.

Cantiknya 🙂 Keliatannya sepi ya, padahal kanan kiri saya rame yang lagi ambil foto juga 🙂

What a beautiful moment!

Makanan Selama di US

Paling gampang buat saya cerita soal makanan yang saya makan, karena food is life.

Kali ini saya mau cerita soal makanan yang kami makan sehari – hari waktu liburan di US. Untuk beberapa makanan khusus, seperti pastrami on rye, atau Burgernya Gordon Ramsey, akan saya review di kemudian hari.

Yang udah pasti ikut kami dari Indonesia adalah sambel bu rudy. Rasanya sungguh mengobati kerinduan akan cabaiiii.

Kami berdua sebenernya tidak harus sarapan di pagi hari, jadi seringnya brunch gitu. Misal, langsung makan ayamnya popeye atau KFC. Enak. Setiap ke restoran chain yang jual fried chicken, saya pasti selalu bahagia makan biscuitnya. Biscuit punya suami pun saya yang makan 😀

Saya share beberapa makanan yang saya foto ya, in between ini, kami makan noodle cup, fried chicken, beli buah di supermarket, burger, pizza, beef steak. Kalo di theme park, kami makan yang ada aja di sana. Rata – rata sih burger, fried chicken, turkey leg, churros, es krim.

Clam chowder with sourdough bread. Fav all the time, sampe makan berkali-kali.
Eri’s favorite burger beside Fergburger. Dia rela kalo makan ini tiap hari.
My fav, di mana pun! US portion always too much for us, biasanya kita cuma tambah 1 side dish lagi.
Fried chicken in small town “Lee Vining” restaurant. Eri’s favorite and mine as well. Juciy inside, crunchy outside. Btw, ini menu 1 porsi dapet 3 potong ukuran jumbo. Kentang, sayur, dan ada salad juga.
Selain taco(s) kami juga sangat menikmati mexican food. Ini makanan yang saya pesan ayam something (lupa)
Pesanan suami, beef something. Dia juga doyan. Kayanya dia doyan semua makanan di sini
Thai food!!!
Thai food, waktu ketemuan with Christa and Fam.
Tryin southern food. Ikan lele dan jambalaya. Sebenernya restaurant ini jual menu aligator, tapi kami ga berani cobain 😳
Long churros!
Turkey leg
Giant donuts from Lard Lad Springfield. Barrrrrttt Simpson
A humble beef noodle for windy Niagara Falls
Beef Taiwanese Noodle
Chicken ramen
Mexican!!!

Update Pindahan Rumah

Mulai minggu depan, kita nyicil bawa barang dari rumah Sawangan ke sana. Mungkin yang gampang diangkut mobil kita, semacam baju-baju, dan buku, lalu lanjut peralatan dapur, panci dan kawan-kawannya.

Kemaren tukang bangunan yang bikin dapur, udah selesai kerja. Udah siap buat ditinggalin. Kemaren saya udah lihat-lihat gordyn. 🤗 Beli AC untuk di kamar, untuk ruangan lain menyusul yaa.

Suami juga udah hubungin tukang tanaman, untuk pasang rumput dan beli beberapa tanaman, untuk di halaman depan dan belakang rumah.

Ini kedua kalinya saya pindah rumah, pertama dari rumah mama ke rumah sawangan setelah menikah. Sekarang, dari rumah sawangan ke rumah baru. Sedih pasti, tiap weekend aja rasanya ga mau kemana-mana saking pengennya lama-lama di rumah Sawangan.

Semoga proses perpindahan ini lancar. Ga ada drama apa-apa. Amiiinnn