Apakah manusia bisa tidak berharap?

Apakah manusia bisa tidak berharap?

Tulisan ini nganggur jadi draft dari bulan November 2018, hehe…

Konon kabarnya berharap merupakan asal muasal dari kesedihan kita, jika harapan kita kepada hal tersebut tidak terpenuhi.

Namun, apakah mungkin manusia tidak berharap? Rasanya tidak mungkin, menurut saya, berharap itu sah – sah saja, dan bisa menjadi penyemangat hidup. Hal yang paling mungkin adalah kita menyesuaikan ekspektasi dari harapan itu sendiri.

Jadi, kita harus memiliki kesadaran penuh bahwa tidak semua hal bisa berjalan sesuai harapan atau berjalan sempurna. Yang perlu kita manage adalah perasaan kita akan hasil yang akan keluar, baik atau buruk.

Bagaimana menyesuaikan ekspektasi dari harapan? Kita harus pintar membaca data, trend ataupun kebiasaan.

Misal, kita janjian sama orang, orang tersebut biasanya telat datang, ya ekspektasi kita jangan ketinggian berharap dia datang on time. Atau contoh lain, kita berharap kelas bahasa yang akan kita datangi sepi, padahal biasanya memang ramai. Mungkin saja terjadi, tapi sangat kecil kemungkinannya.

Apakah teman – teman setuju dengan pendapat saya? Atau tidak setuju?

Iklan