Sejauh Ini

Waktu itu, saya lagi jalan kaki dari kantor menuju tempat olahraga. Tiba-tiba saya kepikiran, How and Why I’ve come this far?

Saya ingat betul dulu berpikir, hanya akan jadi medioker. Yang kerja begitu-begitu aja, ngelakuin pekerjaan rutin yang mungkin tidak saya sukai.

Saya pikir hidup saya akan linear, lurus aja lempeng. Bahkan, ketika gaji pertama saya 2juta rupiah, saya pikir gaji saya selama 10 tahun ke depan ga akan jauh dari itu. Saya pikir kenaikan hanya sebatas inflasi.

Prestasi di kelas pas-pasan, koneksi penting tidak ada, pinter bikin presentasi juga engga. Biasa banget. Tapi, titik saya berada saat ini bikin saya wondering, ko bisa dengan modal yang biasa aja, saya sampai di sini. Ko bisa ya?

Sangat bersyukur, bahwa apa yang saat ini sedang saya jalani, jauh melebihi ekspektasi. Bukan soal posisi, atau jabatan, bahkan uang. Lebih daripada itu, banyak sekali kesempatan yang terbuka buat saya belajar banyak hal, memperkaya wawasan dan ilmu.

Terima kasih Tuhan, karena Engkau Maha Baik.

Iklan

16 respons untuk ‘Sejauh Ini’

  1. nyonyasepatu April 28, 2019 / 9:54 am

    Mba jg pernah mikir gini Puji. Kita gak pernah tau apa yg bs kita punya di depan ya

    • Puji April 28, 2019 / 10:21 am

      Iya mba, banyak hal baik terjadi tanpa kita pernah pikir itu bakal kejadian buat kita.

  2. ndu.t.yke April 28, 2019 / 9:56 am

    Namanya rejeki itu memang datang dr pintu yg tak disangka tak diduga, gak manusia yg atur. Gak melulu datang dr pintu akademik cemerlang atau koneksi pejabat. Ciyehhhh PEJABAT, Peranakan Jawa Batak kali yeeeee?

    • Puji April 28, 2019 / 10:21 am

      Itung2an manusia emang ga bisa sama dengan itung2an Allah SWT ya Mba

      • ndu.t.yke April 28, 2019 / 1:20 pm

        Yes jeung

  3. Grant Gloria April 28, 2019 / 11:22 am

    Sepertinya, pemikiranku masih balum sampai ke situ, mbak. Yang ada cuma kerja, kerja, dan kerja aja. Normal nggak ya?

    • Puji Mei 3, 2019 / 5:58 pm

      Normal, ko. Enjoy ya.

  4. Yusuf Saktian April 28, 2019 / 12:39 pm

    Aku malah baru aja menginjakkan kaki di dunia kerja, dan apa yang mbak rasain sama kayak yang aku rasain yaitu orang yang biasa-biasa aja 😅

    • Puji Mei 3, 2019 / 5:50 pm

      semangat ya, ambil semua yang terjadi dalam dunia kerja nanti sebagai pembelajaran, always learn.

  5. Lorraine April 29, 2019 / 12:27 am

    Counting your blessings Ji dan jangan lupa selain berkat ini juga hasil kerja keras kamu sendiri. Well done dan semoga sukses dan sehat selalu!

    • Puji April 29, 2019 / 1:09 pm

      Amiiin.. Semoga Mba juga sukses dan sehat selalu.

  6. amijasmine April 29, 2019 / 12:30 am

    Nikmati saja disetiap perjalanan hidup mba Puji.

  7. piananas Mei 1, 2019 / 6:27 pm

    Lumayan nenangin buat aku yg baru menginjak umur 20an dan lagi bertanya-tanya soal hidup. Thanks for sharing!

    • Puji Mei 3, 2019 / 5:50 pm

      Sabar ya, hidup itu seperti puzzle, setiap kecil kepingnya dibutuhkan untuk membuat satu gambar yang utuh 🙂

  8. inlycampbell Mei 30, 2019 / 4:59 pm

    Aku inget banget, kerja part time, gaji pertama 144.000, terus disuruh nabung sama mama aku, 10 tahun dari itu, masih belum bisa nabung juga *waksss* gak nyangka sekarang tinggal nun jauh di benua lain, dan masih tetap diberikan kesempatan, kesehatan dan rejeki. Tuhan memang Maha Baik..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s