Sejauh Ini

Waktu itu, saya lagi jalan kaki dari kantor menuju tempat olahraga. Tiba-tiba saya kepikiran, How and Why I’ve come this far?

Saya ingat betul dulu berpikir, hanya akan jadi medioker. Yang kerja begitu-begitu aja, ngelakuin pekerjaan rutin yang mungkin tidak saya sukai.

Saya pikir hidup saya akan linear, lurus aja lempeng. Bahkan, ketika gaji pertama saya 2juta rupiah, saya pikir gaji saya selama 10 tahun ke depan ga akan jauh dari itu. Saya pikir kenaikan hanya sebatas inflasi.

Prestasi di kelas pas-pasan, koneksi penting tidak ada, pinter bikin presentasi juga engga. Biasa banget. Tapi, titik saya berada saat ini bikin saya wondering, ko bisa dengan modal yang biasa aja, saya sampai di sini. Ko bisa ya?

Sangat bersyukur, bahwa apa yang saat ini sedang saya jalani, jauh melebihi ekspektasi. Bukan soal posisi, atau jabatan, bahkan uang. Lebih daripada itu, banyak sekali kesempatan yang terbuka buat saya belajar banyak hal, memperkaya wawasan dan ilmu.

Terima kasih Tuhan, karena Engkau Maha Baik.