Resign

Beberapa kali saya denger ketika ada seorang (perempuan) resign, pasti aja ada yang komen kurang lebih seperti ini

  • “Ya udah biarin lakinya kaya.”
  • “Ya mau ngapain lagi dia kerja, mending di rumah, lakinya pengusaha.”
  • “Oo pantes dia resign, lakinya bosnya di perusahan ABCD.”
  • “Udah di rumah aja, ga kekurangan duit kan.”

Lalu, saya pernah tanya “Emang kenapa kalo lakinya tajir terus dia resign?” Di jawab “Ya, kan ga butuh apa – apa lagi.” Saya lagi ga ingin berdebat jadi meneng bae.

Dan itu pernah terjadi, ketika beberapa orang bertanya kenapa saya masih kerja? Kadang – kadang pun, kesibukan saya kerja dikaitkan dengan beberapa hal yang menurut mereka belum saya capai dan karena saya bekerja bisa dikatakan itu salah satu penyebabnya. Silakan tebak sendiri, saya yakin beberapa orang pasti paham maksudnya haha…

Pernah loh ada (lebih dari satu) temen saya ngomong “Ngapain si lo masih kerja aja? Kurang uang juga engga kan? Cinta banget sama kerjaan?” Plus ditambah “kalo gw jadi elo gw udah blablablabla…..”

Untungnya setiap ada yang ngomong begitu saya ga lagi kelaperan pas baca chat begitu, kalo saya kelaperan bisa hapus contact saya deh tuh orang hahaha… Saya cuma jawab klise aja si saat itu dan saya amini saja dalam hati, berarti mereka pikir saya berkecukupan.

And fyi, kekurangan uang atau engga setiap orang berbeda ya. Misal ada seseorang memiliki gaji 3 juta kemudian naik menjadi 7 juta, bisa jadi ketika gaji dia 3 juta dia tidak merasakan kekurangan uang. Lalu, ketika gaji dia 7 juta dia kekurangan uang. Jadi jangan samakan standard kamu akan sesuatu kepada standard orang lain.

Perempuan itu berhak untuk memilih bekerja meskipun suaminya duitnya ga habis tujuh turunan (termasuk jika perempuan tersebut sudah menikah dan memiliki anak).

Menurut saya pribadi, seandainya suatu hari saya sudah tidak bekerja (kantoran) lagi bisa jadi karena saya sudah menemukan passion saya di bidang lain, misal mengurus kebun di rumah, mengurus kucing, memasak untuk anak – anak kurang mampu, sekolah masak, sekolah menulis, les bahasa inggris dan lain sebagainya.

Jadi, perlu diingat ada orang – orang yang bekerja karena merasa dia berkontribusi akan sesuatu melalui pekerjaannya, ada yang merasa itu hal yang sangat dia sukai. Bekerja bukan semata karena gajian πŸ™‚ Meskipun ya siapa juga gitu ya yang ga suka duit.

Have a good day everyone πŸ™‚

Iklan

28 respons untuk β€˜Resign’

  1. Prita Pdinata Juli 4, 2018 / 8:54 am

    Menurutku kerja itu wajibbb karena dengan itu kita bisa nerapin ilmu yang kita punya. Ya relatif juga sih, kalau nggak kerja tapi tetap berkarya dengan ilmunya (eh tapi ini namanya kerja juga kan ya), ya gapapa

    • Puji Juli 4, 2018 / 8:57 am

      Iya betul setuju, kerja bentuknya bukan hanya ke kantor aja kan ya.

  2. mrs muhandoko Juli 4, 2018 / 9:04 am

    paham mbak, akupun dulu begitu. dituduh ‘belum tercapai’ karena aku yang sok sibuk. hehehe.
    untuk saat ini, aku masih suka bekerja. pernah kan cuti 3 bulan, rada rada mati gaya cuman di rumah doank. selain juga karena masih doyan gajian karena cicilan masih melambai lambai. wkwkw

    • Puji Juli 4, 2018 / 9:20 am

      Peluk Mba Nana, perempuan berhak untuk mengaktualisasi diri dalam bentuk apapun dan untuk alasan apapun.

  3. Phebie Juli 4, 2018 / 9:11 am

    Hai mbak, betul bekerja itu selain untuk aktivitas juga aktualisasi diri, walau bukan berarti yang resign itu berhenti bergerak, ya, pasti ada pengalihan aktivitasnya juga misal untuk mendidik dan mengurus anak-anak, atau kegiatan lain..Istilahnya otot yang dilatih berbeda..

    • Puji Juli 4, 2018 / 9:21 am

      Ya Mba, saya setuju. Kerja di kantor bukan semata kerja mencari uang. Tepat banget semua orang bebas mengaktualisasikan dirinya dalam bentuk apapun, bekerja kantoran, punya toko online, maupun di rumah saja mengurus dan mendidik anak.

  4. claraberkelana Juli 4, 2018 / 9:28 am

    Aku perhatiin banyak org yg suka ngasih pendapat dan nasehat tanpa diminta ya Hahaha….Ada org yg sekolah tinggi2 tp memutuskan jadi ibu rumah tangga dikomen. Yg mau tetep kerja meskipun secara finansial cukup, dikomen juga.

    Menurut aku org2 seperti itu emang kebanyakan wkt luang jadi hobinya gosip doang 🀣🀣. Lagian kalo dipikir org2 tajir melinting masih tetep kerja, kan? Karena boseen loh kl gak ngapa2in, jadinya gak berkembang, gak ada purpose in life and losing one’s identity . Iya gak sih?

    • Puji Juli 4, 2018 / 6:32 pm

      Bener juga Mba, anaknya Donald Trump aja masih kerja tuh ya hihihi

  5. deadyrizky Juli 4, 2018 / 9:43 am

    hal-hal kayak gini ya perdebatan abadi sih
    tergantung POVnya
    kalo istri saya ya kerja
    tapi kerjanya gak di kantor tapi di TK deket rumah
    itupun gak digaji
    yah namanya juga passion dia sih

    • Puji Juli 4, 2018 / 6:32 pm

      What a good passion.

  6. zilko Juli 4, 2018 / 11:39 am

    Setuju!! Bekerja itu nggak semata-mata demi duit doang ya.

    Ya mungkin jika nggak bekerja terus nggak ada kerjaan trus hobi ngomenin orang-orang aja buat mengisi waktu, hahaha πŸ˜† *komen balik ceritanya πŸ˜› *.

    • Puji Juli 4, 2018 / 6:33 pm

      Iya, bekerja bukan duit semata.

  7. denaldd Juli 4, 2018 / 11:45 am

    Sudah kebal Ji dengan pertanyaan2 macam gini. Kenapa sekolah tinggi2 kalau sekarang tinggal di rumah. Kenapa sekolah tinggi2 kalau kerjaan ga nyambung dengan pendidikan dan pengalaman kerja. Kenapa musti susah2 kerja kalau gaji ga seberapa, suami kan bisa biayain semua. Banyak orang kadang ga tahu bahwa kerja bukan hanya sekedar nyari uang butuh sosialisasi juga, kerja bukan hanya gaji kecil atau besar tapi kalau bisa punya uang sendiri tanpa minta suami itu rasanya lebih nyaman (buatku karena aku sudah terbiasa kerja dari dulu), sekolah tinggi trus untuk sementara memilih tinggal di rumah bukannya tanpa sebab juga dan itupun hitungannya kerja. Ah sudahlah, jalani apa yang bikin hati senang, selama ga merugikan oranglain dan bikin onar. Kita ga utang penjelasan ke siapapun.

    • Puji Juli 4, 2018 / 6:34 pm

      Ya Mba Deny, kita ga perlu jelasin panjang lebar ya hehe.

  8. kutubuku Juli 4, 2018 / 12:16 pm

    Stick to your principle Ji. Kurang uang apa enggak, bekerja itu harus buat gw, selain mengasah otak, sosial juga sama temen2 kantor dan ada kegiatan lah. Emang kaya klo dikawin keluarga kerajaan, atau milyuner, kerjaannya charity.

    Lagian kita nggak tau apa yang bakal terjadi, nggak ada salahnya pegang duit sendiri.

    • Puji Juli 4, 2018 / 6:34 pm

      Mengasah otak kan butuh ketemu lingkungan baru, masalah baru, teman baru, dsb ya Mba. 🀣

  9. Lorraine Juli 4, 2018 / 1:43 pm

    Ngga perlu menjelaskan pilihan kita ke orang lain. Yang jalani kita, tanggung jawab kita kok. Dan sebaliknya juga begitu. Bagus posnya Ji.

    • Puji Juli 4, 2018 / 6:35 pm

      Makasih Mba Yoyen

  10. dewi Juli 4, 2018 / 4:10 pm

    Suka dengan dua paragraf terakhir. Berhenti ngantor karena bekerja sesuai passion. Aku salah satu yang sudah melewati fase pertanyaan gak penting dari orang-orang dan nggak selesai-selesai hahahha. Kalau nggak kantoran, seakan nggak bekerja kali ya..

    • Puji Juli 4, 2018 / 6:36 pm

      Mungkin karena kerja kantoran kesannya β€œkaku” kali ya, ada aturan baku. Kantornya di mana masuk jam berapa, dsb. Hehe… semangat Mba Dewiiiii

  11. cerita4musim Juli 5, 2018 / 3:53 am

    Antara basa basi atau gimana ya org2 yg ngasih pendapat gak diminta kek gini…

  12. shintadaniel Juli 5, 2018 / 4:58 pm

    Hidup itu pilihan dan setiap orang berhak memilih dgn pertimbangan masing2 sesuai kebutuhan pribadinya nggak bisa disamain satu dgn yg lain.. dan setiap pilihan ada konsekuensi.. harusnya just be respectfull aja sih sama pilihan setiap orang yaa..

    • Puji Juli 10, 2018 / 12:15 pm

      Semoga ya semua orang bisa saling menghargai pilihan orang lain.

  13. Dila Juli 5, 2018 / 5:43 pm

    Puji, aku sukaaaaa bgt tulisanmu ini. Aku udah amat sangat jarang (ampir gak pernah blog walking) trus tadi liat tulisanmu ini via email.
    Aku setuju sama semua point yang kamu sampein. Sedikit cerita ya, dulu aku resign dari kantor karena mau married (aku married di jogja trus waktu itu Bapakku sakit jd aku pgn quality time sblm diambil hak miliknya sama laki2 lain).
    Ada satu orang karyawan IT cowok di kantor yg nanya: emang laki lo kerja apaan sih sampe lo mo nikah aja resign? Aku jawab : kerja jadi xxx, dan tau gak reaksi dia: yaelaaaahh.. gw pikir lo resign laki lo kerja dimana gitu, ternyata jadi xxx doang.

    Kesel? Iya pasti gak muna. Tp saat itu aku milih diem.. yang emosi malah temen kantor 🀣.

    Apapun keputusan kita jadi perempuan aku rasa masih banyak banget judgement yang muncul dr sekitar ya ji… padahal itu semua pilihan masing2. Doain aja mereka yg suka komen itu bahagia ya ji hehehe πŸ€—

    • Puji Juli 10, 2018 / 12:15 pm

      Bales harusnyaaaaaaaa

      “Masih lebih baik dari pada lo di sini juga kacung doang”

  14. Tugu Juli 7, 2018 / 11:40 am

    Biarkan apa kata orang. Nanti kalau kita susah mereka juga ga ngelihat kita.

  15. Tjetje [binibule.com] Juli 10, 2018 / 2:19 am

    Aku tiap bulan kerja, duitnya banyak kemakan pajak, tapi aku perlu kerja biar gak gila. Bisa stress aku kalau di rumah terus.

    • Puji Juli 10, 2018 / 12:14 pm

      Namanya juga kita kan makhluk sosial ya Mba πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s