Kisah sedih di Surabaya

12 & 13 Mei 2018,

Semua orang terhentak dan berduka atas peristiwa bom bunuh diri di Surabaya, Indonesia.

Wajar jika rakyat Indonesia merasa panik, marah dan berduka. Banyak orang tidak bersalah menjadi korban atas manusia – manusia yang salah tafsir akan agamanya.

Terimalah wahai kawan, bahwa mereka islam dan mereka salah menerjemahkan ajaran agama yang mereka dan saya juga anut. Mereka islam, mereka Indonesia.

Tidak usah takut sebagai islam kita mengakui itu, karena itu kenyataannya. Yakinlah, bahwa masih banyak orang yang tidak lantas menuduh kamu memiliki perilaku yang sama dengan para penjahat tersebut hanya karena kamu islam, hanya karena kamu Indonesia.

Mungkin berat bagi sebagian penganut agama tersebut untuk mengakui bahwa mereka islam, karena tidak terima apa yang para penjahat perbuat. Menurut saya, analogi ini cukup tepat. Ada satu keluarga memiliki seorang anak, lalu anak tersebut menjadi pecandu atau bandar narkoba, bisa jadi sang ibu sangat marah sehingga enggan mengakui bahwa anak itu adalah anaknya. Tapi, tidak bisa dipungkiri oleh apapun bahwa ibu tersebut adalah orang yang melahirkan anak tersebut ke dunia.

Terkadang berat mengakui kegagalan. Kegagalan bahwa masih ada manusia yang menyalahartikan agama yang kita anut.

Saya sangat berduka atas peristiwa ini. Mari menjadi tameng dari lingkaran paling kecil jika melihat ada akar terorisme tumbuh di sekitar kita.

 

Iklan

5 respons untuk ‘Kisah sedih di Surabaya

  1. Crossing Borders Mei 15, 2018 / 10:03 am

    Rasa sedihnya melebihi tragedi sejenis lainnya..*whythechildren???

    • Puji Mei 17, 2018 / 12:29 pm

      tega dan kejam

  2. Christa Mei 15, 2018 / 10:47 am

    Aku sedih dan marah Ji :(((((

    • Puji Mei 17, 2018 / 12:29 pm

      semoga ga semakin banyak kejadian mengerikan kaya gini 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s