Mudik 2017-Part Two

Entah kenapa ya, setiap jalan-jalan, ada aja kejadian unik yang terjadi. Baru – baru ini, saya juga ngalamin. Lebih tepatnya pas mudik lebaran lalu ke Palembang. (Masih bisa disebut baru ga? :D)

Saya dan suami, udah niat jalan-jalan ke Pulau Kemaro.

Naik kapal berdua doang menuju Pulau Kemaro. FYI, biaya nyebrang ke pulau Kemaro itu 300ribu (pulang pergi) untuk satu kapal. Satu kapal biasanya bisa muat 6 orang. Tapi, kita kemaren berdua doang. Bukannya sok gaya – gayaan, tapi males nunggu penuh hehehe….

Naik kapal dari bawah jembatan Ampera, tepatnya depan Benteng Kuto Besak. Begitu naik kapal belum ada yang aneh, masih sibuk foto – foto bawah Jembatan Ampera.

Asik memandangi kapal – kapal tanker yang parkir di sungai,liat lalu lalang kapal lainnya, kapal tiba-tiba mati. PANIK! Terus, abangnya coba nyalain ulang mesin kapal, dan sungguh beruntung langsung nyala mesinnya. Lega.

Penampakan kapal yang bocor

Satu kapal sama Mba ini, anaknya dan adeknya. Numpang ya Mba.

Pagoda yang ada di Pulau Kemaro mulai keliatan, dalam hati saya udah senang. Artinya sebentar lagi sampai eeehhhhhh kapalnya mati lagi dong. Kali ini bikin makin tegang, karena si abang udah coba nyalain mesin berkali – kali tetep ga nyala. Akhirnya, abang kapal bilang kalo kita mesti pindah kapal 😕 karena kapalnya kita bocor hahaha…. (Waktu itu ga mikir ketawa sih, malahan kesel dan agak takut, karena, saya kan ga bisa berenang)

Karena kan sungai musi sangat hidup ya lalu lintasnya, ga lama kemudian ada kapal yang lewat, setelah itu kami pindah ke kapal itu. Eh tapi kok, kapal itu arahnya berlawanan sama kita. Saya tadinya udah bingung, jangan – jangan rencana ke Pulau Kemaro gagal lalu saya dibalikin lagi ke tempat pertama. Ternyata fungsi kapal itu evakuasi sementara, karena pas ada kapal lain yang arahnya ke Pulau Kemaro saya pindah kapal lagi.

Kapal baru ini terdiri dari 3 orang wanita dewasa dan satu anak kecil.

 

Semua indah, di Pulau Kemaro juga baik – baik saja, sampai akhirnya! Mesin kapal mati lagi di jalan pulang 😦 Nasiiib nasiiib. Dalam hati saya, ini kenapa bisa mati lagi sih! Lalu, berkali – kali dicoba akhirnya kapal nyala lagi. Dan kita semua sampai dengan selamat di depan Kuto Besak.

Ayooo, siapa yang udah pernah nyebrang ke Pulau Kemaro juga? Ada adegan kapal mogok ga?

Iklan

17 thoughts on “Mudik 2017-Part Two

  1. denaldd Agustus 3, 2017 / 7:24 pm

    Pas sering ke Palembang, ga ada yg menyarankanku ke pulau Kamaro ini. Bagus Ji. Ngeri2 sedap ya kapal bocor itu. Kapal mati pernah ngalami waktu ke Pulau Peucang. Udahlah itu kapal nelayan biasa, ditengah jalan ketemu badai, kapal sempat mati pula. Sudah kepikir bakal tenggelam itu kami karena ombaknya 3meter an dan hujan deres banget langit gelap. Semuanya sudah pasrah berdoa. Mukjizat, mesin hidup lagi. Pas balik pulangnya, kena badai lagi.

    • Puji Agustus 6, 2017 / 9:19 pm

      Emang lagi musim angin ya Mba waktu ke Pulau Peucang? Ombak tinggi amattt itu

  2. joeyz14 Agustus 3, 2017 / 9:03 pm

    Ya ampun…horor ya ji…aku paling deg2an klo ada adegan mesin mati. Mesin apapun itu…apalagi kapal

    • Puji Agustus 6, 2017 / 9:18 pm

      Ngeri banget, manalah dua kali itu kapal mati mesinnya 😂

  3. Arman Agustus 3, 2017 / 9:48 pm

    Ya ampun… Untung bisa lgsg pindah kapal ya. Tp rugi dong bayar 300 rb berdua akhirnya jd rame rame ama org lain hehehe

    • Puji Agustus 6, 2017 / 9:18 pm

      Iya Ko, padahal niatnya biar bisa santai pas keliling di Pulau. Jadi ga mesti tunggu-tungguan sama orang lain.

  4. zilko Agustus 3, 2017 / 10:42 pm

    Itu kembalinya pakai kapal yang sama lagi kah?

    Haha jadi kayak Titanic dong ya, kapalnya bocor tapi untung kapal penolongnya cepet datang, huahaha 😛 .

    • Puji Agustus 6, 2017 / 9:17 pm

      Iya betul, kita balik pake kapal dan penumpang yang sama😊

      Horor abis sih, mana ku tak bisa berenang.

  5. inlycampbell Agustus 4, 2017 / 9:48 am

    Aku kebetulan bukan kapal mogok. 1 tahun setelah aku ke nusa lembongan, kapal yang sama yang kunaiki setahun sebelumnya, kebakar pas mau brngkt dr nusa lembongan ke sanur.. Horror bener.. mana pas aku naik kapal waktu itu, yang nyetir tetap kayak mas2, bukan nahkoda sesungguhnya, becanda ma cewe2 bule, terus si bule pengen nyetir, dikasih lhooo.. duhh kesel dehh..

    • Puji Agustus 6, 2017 / 9:16 pm

      Ci In, minggu lalu aku baru dari Nusa Lembongan. Kalo baca komen ini pas minggu lalu, pasti deg-degan sepanjang nyebrang 😰

      • inlycampbell Agustus 8, 2017 / 4:57 pm

        Tapi pasti beda operator kapal, Ji.. aku justru keinget karena lihat IG mu hehe..

  6. febridwicahya Agustus 4, 2017 / 4:44 pm

    Buseeet. Lagi naik kapal, ditengah perjalanan mesinnya matik ._. horror sih. Kalau aku pasti panik, nggak bisa renang buuuuk wkwkkw

    Eh, aku kira pagodanya itu di Bangkok wkkwkw siyal wkwkw

    • Puji Agustus 6, 2017 / 9:16 pm

      Aku pun kan ga bisa renang Feb 😅

      • febridwicahya Agustus 7, 2017 / 4:35 pm

        Nda apa mba. Yang penting bisa membahagiakannyah~

  7. Ira Agustus 6, 2017 / 9:42 am

    Mbak Pujiiii ini horor banget!!

    Bulan April ke Palembang aku ga sempet ke Pulau Kemaro, udah kesorean soalnya. Mungkin perlu balik lagi ke Palembang buat ke Pulau Kemaro 😀

    • Puji Agustus 6, 2017 / 9:15 pm

      Nanti cerita ya Mba kalo jadi ke Pulau Kemaro 😀

      • Ira Agustus 7, 2017 / 8:53 pm

        nanti kujadiin tulisan di blog Mbak Pujiii 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s