People May Not Know Your Name, but Know Your Story

Terkadang saya baca tulisan atau status seseorang di sosial media. “Maybe you know my name, but not my story.” 

Tapi, nampaknya di era internet ini banyakan kebalikannya. Setidaknya begitu menurut saya. Orang tau cerita orang lain melalui internet, terkadang tahu cerita sangat detail. Namun, seringkali lupa namanya.

Hal ini bisa ditandai dengan “Eh, lo tau ga? Gw baca di facebook feed kalo ada orang begini begini loh, dia tuh begini begini begitu.”

Atau kejadian hari ini saya baca ada seorang wanita dilecehkan oleh abang Grab. Tentu, saya sedih dan berempati untuk mba tersebut. Bahkan, saya ingat ceritanya dengan detail dan runut. Namun, lagi. Saya tidak ingat namanya.

Kadang, kita pikir buat status asal-asalan atau status serius atau status penuh makna atau status penuh kode tidak ada yang baca. Sadarlah, wahai kawan! Pasti ada yang baca status tersebut. 

Kita ada era dimana orang banyak mengingat kita dari sosial media. Oh si A yang hobinya curhatin pasangannya yang selingkuh? Atau oh si B yang kerjaannya makan-makan terus? Si C yang selalu lembur di kantor, si D yang selalu selfie (padahal sebelumnya ga pernah selfie) karena makin kurus dan berharap ditanya.

Temen-temen, entah temen saya doang atau gimana. Banyak status mereka yang bener – bener cerita secara gamblang ranah pribadinya. Kadang ku ingin tutup mata, karena ga sanggup bacanya. Tapi kadang ku senang juga mengamati dinamika kehidupan. Catet. Ini bukan saya yang kepo loh ya, mereka yang dengan senang hati “cerita” ko. 🤗

Ceritalah yang enak-enak aja di sosial media. Yang informatif, yang bikin orang happy liatnya, ya bolehlah sekali-kali galau atau bingung. Ya tapi masa hidup galau terus? Saya juga kadang heran sama yang udah punya pasangan, ko kadang statusnya suka semacam kode gitu. Lahhh jadi ngomongin orang.

Udah ya, bobo dulu

Iklan