Resep Daging Sapi Pedas Manis

  

Bahan-bahan:

200 gram daging sapi, utamakan pilih yang bagian dagingnya cepat empuk. 

50 gram tetelan sapi, boleh skip kalo tidak suka. 

5 buah cabe merah keriting di iris tipis

1 jari telunjuk lengkuas, ditumbuk kasar (kalo bahasa sunda sih di geprek)

1 jari telunjuk jahe (digeprek juga)

3 sdm kecap manis

garam secukupnya

250 ml air rebusan daging

2 sdm minyak untuk menumis

4 buah tomat hijau kecil, potong 4 bagian

Haluskan :

10 buah cabe rawit merah (bisa disesuaikan dengan selera)

4 butir bawang merah

1 siung bawang putih

2 sdt terasi

1 sdt gula merah


CARA MEMASAK:

Potong daging dan tetelan ukuran kotak atau sesuai selera, rebus bersama dengan jahe hingga empuk lalu tiriskan. 

Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan lengkuas hingga harum. 

Masukkan air, daging sapi dan irisan cabe merah, aduk rata. Tambahkan air rebusan daging.

Beri kecap dan garam secukupnya.

Aduk rata lalu masukkan tomat sesaat sebelum kuah menyusut. 

Masak hingga kuah menyusut angkat dan sajikan.

Note: Daging sapi bisa diganti dengan ayam, tahu, tempe atau jamur. 

Iklan

2 Kisah dalam 1 Bis

Ceritanya tadi pulang kerja saya pulang sendiri ke rumah mama di Tangerang karena papa mochi lagi ke Bandung, berhubung masih jam 7 kurang pas saya keluar kantor, saya mutusin buat naik bis aja dibanding naik taksi. Penghematan yang sungguh lumayan yaaa 🙂
Lalu, sungguh senang hati saya karena dapet bisnya cepet banget dan dapet duduk pula. Kalo naik bis saya sukanya duduk di deretan kursi paling depan. Pas naik bis seperti biasa saya langsung fokus cari kursi kosong di bagian depan dan saya liat ada 1 bangku kosong di depan. Awalnya saya udah berdiri disamping kursi itu, tapi si penumpang yaitu seorang ibu yang gendong anak bayi kaya ga menggubris dan ga geser posisi duduknya seolah dia ga tau saya mau duduk di samping dia. Fyi, ibu itu duduk di bagian yang 2 seat dan dia duduk agak ditengah kursi, jadi ga mungkin berbagi sama orang. Saya males komplain (meskipun hati mengkel), akhirnya saya duduk di deretan kursi kedua. Bis yang saya tumpangi kan masih ngetem ya, akhirnya ada 1 perempuan naik bis dan dia langsung duduk di samping ibu tadi. Padahal sisa kursi yang bisa didudukin itu cuma sisa sedikit banget, karena si ibu ga mau geser ke pojok. Saya pikir perempuan itu sengaja cuek bebek biar si ibu nyadar dan akhirnya geser, setelah kurang lebih 1 menit akhirnya perempuan itu nyerah dan cari kursi lain. Karena ibu yang duluan duduk ga bergeser sedikitpun. Capeee deehh. Saya sempet kesel si dalam hati, pertama ibu itu mestinya inget ya kalo dia naik angkutan umum jadi sudah sewajarnya berbagi kursi. Kedua, saya jadi sinis sama ibu itu jangan-jangan karena dia bawa bayi, (yang bayinya dia gendong juga) jadi dia minta dimaklumin. Zzz… And fyi, ibu itu juga ga bawa tas bayi gede gitu, cuma bawa satu shoulder bag yang ukurannya ga gede banget, yang menurut saya ga akan bikin dia sempit kalo dia geser pantat dikit. Plis hargai orang lain dan berbagi dong kalo di fasilitas umum.

Lalu, 1 cerita lainnya datang dari kenek dan supir bis itu. Begitu masuk daerah Cikokol, Tangerang, ada seorang bapak yang jalan ke depan pintu bis karena dia siap-siap mau turun bis. Nampaknya bapak tersebut, udah sering naik bis itu. Dia nanya ke supir dan kenek “Tumben pak, hari ini sepi ya penumpang.” Dijawab supir “Iya lagi sepi aja, padahal waktu ngetemnya dan jamnya pun sama tapi penumpangnya lebih sedikit. Gapapa tapi pak belom milik.” Si kenek nimpalin “Yah namanya juga kaya gini kadang ada sepinya pak, mungkin tadi emang belom ada miliknya. Belom ada rejeki. Usaha mah kan udah, tapi emang belom ada miliknya ya udah gapapa. Masih ada besok.” Lalu supir dan kenek ketawa. Ketawa ada sedikit rasa getir, (sedikit banget) tapi saya lebih menangkap ketawa itu ketawa ikhlas, tulus dan happy. Akhirnya bapak penumpang cuma ikut senyum lalu turun dan bilang terima kasih.

Lalu, saya jadi sedih sendiri denger mereka ngomong gitu. Mereka mulai kerja pasti dari pagi buta, dan pekerjaan mereka pun yang melelahkan. Sangat! Tapi mereka masih bisa bersyukur, masih bisa ikhlas, sabar dan optimis. 😦

Saya malu, sering banget kurang sabar. Alhamdulillah saya yakin saya orang yang optimis, tapi ga sabaran saya dan sering lupa bersyukur itu yang bikin saya malu sama kedua bapak di bis.

Serba-serbi hari ini. Cuma bayar 6.000 tapi saya dapet pelajaran dan kisah hitam dan putih yang sangat berarti.

My Full Bridge

After struggling for like three months, finally I can do a full bridge! So happy! Maybe for some people it’s a simple thing, but for me it’s a big achievement! Lol.

At the first time when I’m on my body balance class I have no idea how to do this, but one night last week to be exact, when I tried full bridge at home suddenly I did it! So happy! In my body balance class, I could do a full bridge with one foot up (like the picture below) 😀

The next challenge, I want to have a perfect push-up. Need another Exercise for me to have perfect push-up 🙂

It’s easy 🙂

Soto Betawi – Sambung Nikmat

Foto diambil dari sini. Saya ga sempet foto soalnya udah laper hahaha
Foto diambil dari sini. Saya ga sempet foto soalnya udah laper hahaha

Hari Sabtu lalu, saya sempet kencan sama suami. Niatnya hari itu mau nonton basket dan nonton film The Avengers. Syukurlah kencannya sukses 🙂 Kita berangkat dari rumah jam 11an dan emang udah niat cari makan di jalan. Lalu, kita inget pernah denger ada soto betawi yang enak di daerah Pondok Pinang which means searah sama jalan pergi kita hari itu. Setelah browsing – browsing akhirnya nemu dan kita putusin untuk makan disini.

Kalo belom tau tempatnya harus agak pelan jalannya supaya ga kelewatan, karena tempat makannya ketutupan sama mobil yang parkir hehe….. Restonya cukup luas dan tempatnya bersih. Pas kita dateng udah jam setengah 1 dan tempatnya ga begitu rame. Mungkin karena tempatnya memang buka dari pagi, dari jam 9 katanya sih dan biasanya jam 2 siang udah habis. Awalnya kita khawatir udah kehabisan, tapi pas dateng ternyata masih ada sotonya. Pas pesen si abangnya bilang “Tinggal yang daging aja” Ya wis kita pesen yang daging aja dua porsi. Kalo ada yang jeroan, Papa Bebeb pasti pesen jeroan. Saya dalam hati bersyukur cuma tinggal daging aja, supaya kolesterol sama lemak Papa Bebeb ga nambah banyak. Huehehehe….

Enaknya sama tempat makan yang menunya khusus, biasanya pesenan kita datangnya cepet. Ga sampe 5 menit, dua piring nasi dan dua piring soto betawi ada didepan kita. Rasanya bagaimana pemirsahhhhhhhhh? Rasanya lezaat. (Saya nulis ini jadi ngiler hahaha)… Dagingnya banyak, enak dan empuk. Catatan saya sambelnya aja yang kurang pedas, hehe… Tapi overall soto ini bisa dapet nilai 8,5.

Porsinya banyak banget terutama untuk wanita – wanita hihi.. Sangat dianjurkan kalo makannya cw mendingan sharing aja 🙂 Suerr porsi dagingnya banyak bangeeeeeeeeetttt… Bikin kenyang.

Saya makannya ga habis, baik nasi dan juga sotonya daaann sang suami dengan suka rela habisin makanan saya. 😀

Harganya 65ribu / porsi. No wonder ya dagingnya banyak dan rasanya enak jadi ga berasa “mahal” dan berasa ga rugi makan disini. I will definitely back 🙂

Alamatnya ada di Jalan Ciputat Raya No 2, RT1/RW7, Pondok Pinang.

EF #17 FUTURE GOALS NOW AND THEN

I want to become an astronaut J But, I know it will be very hard to make those dream come true 😀 so I decide to choose another goals haha….

When I’m in Senior High School, I want to become psychologist. I love to learn about mind and people behavior  J But again, when my eldest sister decide to took psychology on universities I decided to change my mind :p That’s not cool if we have a similar job (my thought). Lol. Then, meanwhile I finished my study in High School, I kept thinking what profession will I choose for my future. Actually, I want to become a news anchor  J.

I remember, one day my late father asked me “Ji, When you are mature, what job do you want to be?” and I replied “I want became a politicians, Ayah.” Then my father said “No, there is no hope and no future become a politician, you only will take money from small people. Go find another one beside politicians” Hahahaha….. I’m sad my father told me so, but I have to move on and have make up my mind and decide another profession I want to be.

Public Relations, why Public Relations? Simply, because I love to relate with other people, I love to talk, I love “Show Off”-ing something, I love the ideas to give something to community thru CSR. When choosing campus, I talked to my parent that I only want to school in London School, there is no excuse or I will not take any other education. Lol. (How stubborn I am!)

Alhamdulillah, my parents fully support my choice J Thank you Ayah and Mamah.

Thanking God, I have a job very related to my education. Back then when I just graduate from campus, I got a job as a PR Officer, then I move again as a PR too, and now I am a PR too J Oh what a life.. But, I still feel that I need to learn more on this field especially from creative thinking. My creative concepts skill is on average 😀 I want to become an expert in creative concept. I know it’s long term project but I know I can.

Honestly, I still think that become an astronaut very cool. Lol.

I write this post to fulfill BEC week Challenge.

Gardens By The Bay – Singapore1

 Minggu lalu, saya dan suami punya kesempatan untuk jalan-jalan ke Gardens by the Bay,Singapore. Dengan harga tiket @25SGD kita bisa puas nikmatin semua area Gardens by the Bay.

Sebelum mendarat di Singapur, saya sempet browsing ada event apa aja di Gardens by the Bay. Kebetulan banget, pas kita kesana lagi ada event Tulipmania. Wohooo. Hati ini girang banget, I adore tulip so much. Meskipun rejeki belom nyampe ke Keukenhof yang penting udah berasa mau ke Belanda 🙂 Semoga someday bisa ke Keukenhof beneran hehehe… Amiiin..

Back to the topic, kami menuju Gardens by the Bay naik MRT dong pastinya, turun di Bayfront dan ikutin aja signage Gardens by the Bay dijamin sampai. Nah berhubung saya sama suami kecentilan dan mau save energy, maka untuk masuk ke dalam areanya kami pilih untuk naik minivan yang bisa drop pengunjung sampe depan pintu masuk. Biaya naik mobil ini @2SGD bisa dipake untuk return trip. Oh ya, kalo mau jalan kaki juga oke banget, soalnya pemandangannya indah dan adem banget karena banyak pohon-pohon gede 🙂 dan pastinya bisa jadi ajang narsis dan eksis 🙂

Sampe Gardens by the Bay saya langsung antri menuju ke Flower Dome karena mau liat tulip. Pas sampe kedalem are Flower Dome langsung adem nyesss udaranya. OMG sejuk banget. Haduuhh sukaa. Saking noraknya, saya langsung bilang sama suami “Haduh aku mau tinggal di Belanda kalo adem gini.” Suami cuma ketawa-ketawa aja denger pernyataan saya. IMO suhu di dalam flower dome pasti disesuaikan dengan habitat asli tempat bunga itu tumbuh… 

Tema di Tulipmania kali itu adalah Magical Fairy Tales. Sumpah, saya sampe ga bisa berhenti senyum-senyum dan mengagumi bunga-bunga itu. Pastinya saya sibuk foto-foto bunga dong. Hehe.. Beberapa setting yang ada disana yaitu: Hansel and Gretel, Little Red Riding Hood, The Ugly Duckling, The Little Mermaid, Thumbelina and White Splendour.

  

                 Berasa ada di tamannya negeri dongeng 🙂 I’m so happy…. 

  

 Puas menikmati Flower Dome, kami langsung menuju Cloud Forest. Masuk ke area cloud forest saya kedinginan. Norak abis haha.. Lebih dingin dari area Flower Dome, tapi setelah saya jalan keliling ga begitu terasa lagi dinginnya :D. Berikut penjelasan tentang Cloud Forest “Home to 60,000 plants from tropical highlands, 2,000 metres above sea level, the Cloud Forest features the world’s tallest indoor waterfall as well as interactive discovery zones.” No wonder, pas mas masuk ke area sini (meskipun kedinginan) I feel like home karena tanaman dan bunga-bunganya saya tau dan biasa liat hehe.. Salah satu contohnya beraneka jenis anggrek ada disini 😀

  

           Di Cloud Forest ada jembatan di lantai 6 yang bisa kita kelilingin gitu (Cloud Walk) dan entah kenapa tiba-tiba saya sedikit parno pas liat kebawah jembatan 😦 sampe ga mau lepas gandeng tangan suami hehe.. Cemen banget hahahaha… 

Setelah keliling-keliling dan kita mau pulang, ternyata ujan gede aja dong. Jadi sambil ngaso dan nunggu minivan jemputan untuk balik ke arah MRT kita duduk sambil ngobrol dan komenin baju orang yang lalu lalang. Hahaha… Maapkan kami :

Ternyata ujan ga berhenti juga, tapi cuma mengecil aja. Jadi kita putusin untuk mulai antri minivan dan sebelumnya kita ubek-ubek tas untuk cari baju ganti, ternyata suami bawa 1 kaos dan saya bawa handuk. Soalnya uncle-uncle petugasnya udah teriak-teriak. “Sampe halte sana masih hujan, dan kita ga sediain payung dan kalian akan basah kalo ga punya payung dan juga ga ada tempat berteduh. Kalo mau ambil resiko basah atau memang bawa payung silakan antri naik mobil.” Hehe.. Berhubung kita yakin peralatan kita sudah aman, kita putusin untuk antri dan balik lagi ke MRT.

Kapan waktu yang tepat untuk mengunjungi Gardens by the Bay? Menurut saya semua waktu, pagi siang atau sore tepat. Paling banyak orang datang menjelang sore, karena mau lihat Garden Rhapsody di malam hari yang nyala gemerlap 🙂 Kalo dateng pagi menjelang siang kaya saya, enaknya belum begitu padat pengunjung jadi bisa bebas foto-foto 🙂 

Kami memang udah mutusin untuk ga naik OCBC Skyway karena mau hemat energi hehe.. Kalo mau naik harganya @5SGD.

Pakaian seperti apa yang pas? Pakaian apapun yang bikin nyaman dan enak untuk jalan kaki lama-lama 😀 kebayang yaa bo, kalo pake high heels 10senti jalan sejauh itu hehe..

Tenang aja disana ada tempat makan dan juga ada tap water yang bisa kita minum langsung airnya 🙂

I adore this place. What a exciting and super cool place. Ada penjelasan juga tentang kenapa Gardens by the Bay dibuat dan sebagainya di area Secret Garden dan Earth Check. Definitely will come back again someday! 

Lupa Update Blog

 
Masih belom bisa move on dari liburan kemaren 🙂 

Jadi teman-teman, saya lagi gregetan sama diri saya sendiri karena lupa update draft blog untuk BEC challenge hari ini 😦 padahal saya udah cicil dari hari selasa nulis blog tentang cita-cita itu, tapi saya nulisnya di word. Kalo saya disuruh nulis ulang sekarang kayanya feelnya bakal jadi beda. 😀

Dari senin sampe kamis kemaren lumayan hectic karena beberapa hal. Pertama, minggunya pendek cuma 4 hari, jadi ada beberapa kerjaan yg mesti saya beresin. Udah gitu entah mengapa minggu kemaren banyak meeting kerjaan. (asik ya gayanya kaya horang penting nan sibuk). :p

Dah gitu mesti kirim monthly report, well sebenernya ini ga rempong karena cuma tinggal compile dari temen-temen yang update ke saya. Meskipun ga rempong, tapi cukup makan waktu karena saya mesti bacain satu-satu dan pilah pilih mana yang mesti di report mana yang engga. 😀

Plus tetiba mesti review appraisal temen-temen satu tim. Sebenernya saya udah bilang ke temen-temen kalo akan review mereka minggu depan, eh tapi kata ibu VP harus di review hari Kamis kemaren. Whuaaa jadilah langsung ambil waktu buat review temen-temen. Plus saya di review juga ama Bu VP. Yang mana lumayan makan waktu.

Selesai ngobrol sama VP jam setengah 7. Dan saya inget mesti fitness supaya seksih…. preeet banget yak :p Awalnya saya mau mulai fitness 6.15 tapi berhubung masih ngobrolin kerjaan dan appraisal score akhirnya saya cuma bisa ambil kelas yang start 6.45

Beres ngobrol saya buru-buru kirim report terus capcus pulang untuk senam dan ga bawa laptop pulang. Sampe rumah setengah 10 yang mana saya langsung mandi dan blep tidur. Udah 3 hari kebelakang ini saya ngantuk 2x lipat, karena efek minum obat batuk. 😦 sungguh tersisa ngantuk dan ga bisa tidur itu ya 😦 plus masih harus konsentrasi pula. *curhat

Nah baru inget belom masukin draft blog BEC ketika pagi tadi buka blog dan lihat temen-temen udah pada ikut challenge, lalu cek punya sendiri ko ga ada yang naik tulisannya. Ternyata eh ternyata emang ga ada draft apa-apa 😦 hiks… Sadly baru bisa updatenya hari senin nanti 😦 

Segitu dulu cerita saya hari ini. Selamat liburan. Selamat makan enak 🙂