Beberapa Tips Supaya Aman Belanja Online

Saya merasa punya tanggungjawab moril, untuk kasih tau ini ke teman – teman blogger supaya lebih hati – hati kalo belanja online, terutama yang belanja di marketplace maupun retail online.

Penjelasan mengenai tipe – tipe e-commerce (iklan baris, marketplace, maupun retail online ataupun daily deals) sudah pernah dituliskan Mba Siti disini saya jelaskan lagi secara garis besar ya. Iklan baris (classified ad) itu semacam iklan baris di koran yang pindah ke online. Penjual memajang barangnya, lalu calon pembeli menghubungi penjual langsung (transaksi terjadi diluar situs tersebut), situs tidak bertanggung jawab atas transaksi yang terjadi. Salah satu iklan baris di Indonesia yaitu o*x. Lalu penjelasan mengenai Marketplace, sebut saja Tokopedia 😀 Tokopedia menjadi perantara antara penjual dan pembeli, atau bisa juga disebut Mall Online. Sistem transaksi terjadi didalam website dengan menggunakan rekening bersama (escrow system) penjelasan lebih lanjut ada dibawah ya, pihak yang bertanggungjawab melakukan pengiriman barang merupakan penjual (bukan marketplace-nya), kalo di luar negeri sama seperti eBay. Lalu ada retail online, retail ini konsepnya sama seperti Matahar* atau Hyperm*rt , mereka mengumpulkan barang – barang dari supplier, dan menjualnya atas nama website mereka dan mereka yang bertanggungjawab atas pengiriman barang, karena mereka stock barang (makanya biasanya mereka punya gudang). Beberapa retail online saya kasih clue nya ya 😀 Laza*a, Za*lo*a, Berr*be*k*, dan lain sebagainya, kalo contoh internasionalnya retail itu Amazon. Kalo dailydeals itu yang suka jual voucher diskon makan ini, diskon spa, atau voucher2 diskon lainnya.

Meskipun semua situs jual beli online sebetulnya sudah berusaha sebaik mungkin dalam melindungi konsumennya, tetapi sebagai konsumen pun kita harus hati – hati supaya terhindar dari penipuan. Be A Smart Shopper. Berikut beberapa hal yang wajib diingat saat belanja online agar terhindar dari penipuan:

1. Pilih situs belanja yang terpercaya

Hal pertama yang harus dipikirkan ketika belanja online adalah, kredibilitas dari situs tempat belanja. Pilih website yang terpercaya dan sudah memiliki kredibilitas dalam dunia jual-beli online, seperti Tokopedia. (Gapapa ya sekalian promoin kantor sendiri :D) Atau cari dulu informasi terkait situs tersebut ataupun bertanya kepada teman dan keluarga yang sudah pernah bertransaksi melalui situs tersebut.

Jangan lupa untuk membaca kebijakan-kebijakan dari situs jual-beli online tersebut, apakah ada garansi barang hingga kebijakan tentang pengembalian uang jika barang yang sudah kita beli kita diterima dalam keadaan cacat. Pastikan tidak ada kebijakan yang merugikan kita sebagai pembeli, serta pastikan pula data-data pribadi akan dilindungi dan tidak disebarluaskan ke pihak lain. Jika ada kebijakan yang merugikan, sebaiknya ga usah jadi aja belanja disitu 😀

2. Jangan tergiur dengan harga murah

Siapa juga yang ga suka harga murah? Saya suka bangeeeeeeeeeeeett, apalagi kalo barang itu yang lagi saya idam – idamkan. Tapi kita harus inget, harga murah itu masuk akal ga sama produk yang dijual. Misal ada yang jual iphone 6 tapi harganya 2 juta :p nah ini patut dipertanyakan. Untuk memastikan harga produk yang ingin dibeli, baiknya kita mencari tau dulu kisaran harga produk tersebut di pasaran, sehingga kita tidak akan mudah tertipu dengan toko yang menjual produk tersebut dengan harga miring.

3. Baca deskripsi produk

Sebelum memutuskan untuk membeli satu produk, wajib membaca informasi atau deskripsi terkait produk tersebut terlebih dahulu. Jangan sampai produk tersebut tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Jika ada yang kurang jelas, kita bisa menghubungi penjual bersangkutan untuk mengetahui lebih detail tentang produk yang ingin kita beli.

4. Rekening pribadi atau perusahaan?

Saat melakukan transaksi jual-beli online melalui web, hindari mentransfer dana ke nomor rekening pribadi. Pilihlah website yang memiliki rekening atas nama badan usaha seperti PT atau CV, yang keamanannya sudah pasti lebih terjamin. Rekening ini biasanya disebut dengan rekening bersama (rekber) atau escrow system, yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli, serta bisa meminimalisir tindakan penipuan. Cara kerjanya, uang yang ditransfer oleh pembeli akan tertahan pada pihak perantara hingga barang sampai ke tangan pembeli. Saat barang sudah sampai ke pembeli dengan kondisi yang baik, barulah dana yang dibayarkan pembeli, diterima oleh pihak penjual. Salah satu tempat berbelanja online yang menyediakan fasilitas ini adalah Tokopedia 😀

5. Kredibilitas penjual

Saat berkunjung ke sebuah toko online, janganlah terburu-buru untuk melakukan transaksi di toko tersebut. Lihatlah kredibilitas penjual dari toko tersebut terlebih dahulu. Kita bisa menilai kredibilitas penjual dengan melihat testimoni atau review yang diberikan oleh pembeli-pembeli lain yang sebelumnya sudah pernah membeli dari toko yang bersangkutan. Kalo review yang diberikan oleh pembeli positif, maka silakan lanjutkan untuk bertransaksi di toko tersebut. Namun jika reviewnya kurang baik, lebih baik cari toko online lain yang menjual produk yang kita inginkan.

6. Periksa kembali pesanan

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan kembali bahwa produk yang kita pesan sudah sesuai. Selain itu, make sure kita sudah memasukkan alamat dan nomor telepon dengan benar. Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahan pada saat proses pengiriman barang.

7. Asuransikan

Kalo belanja online, sudah pasti barang diantar oleh kurir atau jasa pengiriman kan ya (kecuali menggunakan sistem COD). Nah kalo misalnya, kita belanja barang yang harganya mahal, misalnya 500ribu keatas. Baiknya minta penjual untuk menambahkan asuransi di pengiriman. Lebih baik bayar lebih untuk biaya asuransi tersebut, yang penting pesanan datang dalam kondisi yang baik.

8. Simpan bukti transaksi

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kita wajib menyimpan bukti transaksi seperti resi transfer dan histori percakapan dengan penjual, hingga transaksi benar-benar selesai. Jadi apabila terjadi kesalahan pengiriman atau penjual menyatakan kita belum melakukan pembayaran, kita bisa menunjukkan bukti-bukti tersebut kepada penjual.

Beberapa tips diatas dirangkum dari blog.tokopedia.com

Lalu ada lagi nih, kasus penipuan dengan modus baru, yaitu dengan phishing. Phishing itu dengan cara mengirim email dengan link, dan link tersebut ketika di klik meminta user id dan password kita di salah satu situs belanja, ketika user memasukkan user id dan password, karena itu bukan website tokopedia (misalnya) akan gagal login, tapi user dan password nya sudah disimpan oleh si penipu. Korban phishing harus segera mengubah semua password akun mereka jika email dan password yang dipakai sama. Ini sama seperti korban penipuan bank-bank, karena belum aware nya terhadap phishing sampai bank Indonesia memilih menggunakan sistem token. Semakin tinggi security semakin tidak nyaman biasanya sebuah sistem.

Semoga tulisan diatas bermanfaat ya teman – teman, mari tetap belanja online. Namun harus tetap hati – hati ya 🙂 Mari menjadi “tukang belanja” yang cerdas. 🙂

Cheers

Iklan

34 thoughts on “Beberapa Tips Supaya Aman Belanja Online

  1. siti Desember 26, 2014 / 11:35 am

    ekhh ada link blog ku disini, iya nih aku juga lagi kecewa sama salah satu toko online nih,, baru beli meja lipat kok sampai sekarang belum ada dari tanggal 14 dec saya bayarnya sampai sekarang belum ada kiriman kalau di telp call centre dialihkan ke live chat di tanyain cuma bilang sabar sementara dari suplier ke pelanggan……….

    hiks padahal sudah terbayarkan kan……….
    sudah kapok belanja di Lazad*

    • Puji Desember 26, 2014 / 11:39 am

      udah cukup lama ya mba. sabar ya mba 😀 udah coba di email ke customer carenya?

      • siti Desember 26, 2014 / 12:28 pm

        bingung mau klik yang mana buat email…kagak ada pilihannya………cum alive chat aja ..

      • Puji Desember 26, 2014 / 12:38 pm

        Ooo gitu. Moga cepet beres ya mba

  2. denaldd Desember 26, 2014 / 11:44 am

    Thanks for sharing 🙂 Info yang menarik . Adikku pernah jadi korban penipuan OLS. Jutaan gitu. Kalau aku memang belanja OL hanya untuk buku. Karena malas ke toko buku haha. Selain buku, aku belum pernah. Masih belum percaya dengan sistemnya 🙂

    • Puji Desember 26, 2014 / 11:48 am

      sama – sama 🙂 iya kalo di model iklan baris harus lebih hati – hati lagi, karena betul – betul tidak ada pengamannya. Sistem di marketplace dan retail sebetulnya sudah cukup aman Mba Den untuk belanja online, hehe. Kalo udah coba belanja online yang selain buku bisa dishare ya 🙂

  3. adejhr Desember 26, 2014 / 11:59 am

    tokopedia memang bagus. temen sekamar jualan juga di toko pedia dan dia juga beli barang di toko pedia. harus konfirmasi dulu agak ribet tapi keamananya terjamin.

    • Puji Desember 26, 2014 / 12:02 pm

      Thanks hehe 😀 terus transaksi di tokopedia 🙂

  4. joeyz14 Desember 26, 2014 / 12:07 pm

    Widihhhb lengkap bangetssss tips2nya.
    Akhirnya disebut juga nama perusahaanya ya ji…. mau cek2 tokopedia ahhhh

    • Puji Desember 26, 2014 / 12:09 pm

      Hahahahahaa… Iya disebut aja, sebagai pegawai yg baik hihi. Silakan cek tokopedia.con

    • Puji Desember 26, 2014 / 12:09 pm

      Tokopedia.com maksudnya haha

    • neng fey Desember 29, 2014 / 1:21 pm

      ke toko aku dong jo hihihihi, di toped juga *tetep iklan*

      • joeyz14 Desember 29, 2014 / 9:38 pm

        Wahhhh nama tokonya apaaa???

  5. errickaka Desember 26, 2014 / 12:33 pm

    Tips dan Promo iklanya bagus juga nih :)))

    semoga lancar semua yaaa ini usaha juga banyak yg harus di promo in lewat situs online hahaha

    • Puji Desember 26, 2014 / 12:39 pm

      Fyi: ini bukan tulisan berbayar loh 😝

      • errickaka Desember 26, 2014 / 12:56 pm

        hahhaha

        tipsnya suka emang banyak sih kalau nggak jeli, yg udah” ayoo mari berbagi info dan tips yaa bisa ke sini ngonoo.com yg juga lagi terus dikembangkan , semoga dpt dukungan dana segar kaya tokopedia 😀

      • Puji Desember 26, 2014 / 12:58 pm

        Hahahaa amiiin

  6. Lorraine Desember 26, 2014 / 2:33 pm

    Kalo aku baca di Indonesia belanja online masih riskan ya Ji? Maksudku ada kasus udah bayar barang ngga diterima?

    Tipsnya mantap bener ini. Phishing memang nyebelin ya. Thanks for sharing.

    • Puji Desember 26, 2014 / 2:40 pm

      Masih riskan mba, banyak orang belum teredukasi dengan baik caranya belanja online. Phising memang menyebalkan. Semoga bermanfaat 🙂

    • Puji Desember 27, 2014 / 8:55 am

      Hai, semoga infonya berguna. Iya, berita itu orang kena phising. Sudah dijelaskan juga di blog tsb kalo orangnya diarahkan ke link lain, seperti pishing yg aku jelaskan di blog. Memang kalo kena phising yg harus bertanggungjawab ya si penipunya, bukan pemilik website. Jadi kalo di dunia nyata, sama seperti kita di hipnotis dan transfer uang lewat atm bank kita. Dan memang, kita tidak bisa menyalahkan bank-nya, karena sorry to say kesalahan ada di pihak pemilik accountnya karena kurang teliti. Semoga dapat dipahami 🙂

    • Puji Desember 27, 2014 / 9:07 am

      Oh ya dan just fyi, tulisan orang tersebut sudah diedit, tadinya orang tsb menuliskan ko bahwa awalnya dia terima link blablabla yang memang bukan Tokopedia, tapi somehow tulisan link tersebut sudah dihapus. Semoga membantu kamu melihat permasalahan ini lebih objektif ya. Thanks 🙂

  7. Yaumil Akbar Firdaus Desember 27, 2014 / 6:20 pm

    kalo saya lebih utamain liat “Kredibilitas penjual”nya dulu 🙂

    • Puji Desember 27, 2014 / 6:36 pm

      Mantap 🙂

  8. neng fey Desember 29, 2014 / 1:22 pm

    mbak, kemaren di fb ada artikel ttg toped di hack, beneran ga tuh?

    • Puji Desember 29, 2014 / 1:28 pm

      nama tokonya apa? 😀 iya aku udah kasih penjelasannya di comment2 atas ini 😀

      • neng fey Desember 29, 2014 / 1:44 pm

        https://www.tokopedia.com/buat-kado hehehehe jangan diketawain ya, kaga pernah update, tersita waktu di dunia nyatanya hihihi
        mudah2an ga ada lagi kejadian kaya gitu lagi ya mbak, ga enak jg bacanya 😦

      • Puji Desember 29, 2014 / 1:48 pm

        Iya amiiin, makasih do’anya 😀

        Ga diketawain, aku seneng kalo ada orang yang niat jualan, ga kaya aku cuma wacana aja hahahaa

      • Puji Desember 29, 2014 / 1:49 pm

        Btw, hebat juga ini item soldnya udah 38. Ayo ayo semangaaat lagi jualan hehe

      • neng fey Desember 29, 2014 / 1:52 pm

        hahahahaha dari berapa taun yang lalu ituuuu *bekepmuka*

      • Puji Desember 29, 2014 / 1:53 pm

        hehe 😀 kabarin ya kalo udah aktif lagi 🙂

  9. libertymeivert Maret 22, 2015 / 8:31 am

    Trend belanja online saat ini memang tidak bisa hihindari lagi sepertinya ya mbak. maka dari itu kebutuhan akan layanan belanja online yang terpercaya sudah menjadi harga mati. Pengalaman saya berkali kali memesan barang secara online di Amazon, EBay dan Zalando tidak pernah mengecewakan. Semua berjalan sesuai yang diharapkan. Semoga sistem keamanan seperti yang mereka terapkan bisa ada di Indonesia.

    • Puji Maret 24, 2015 / 10:17 am

      Semoga di Indonesia semakin mantap untuk jual dan beli online 🙂

  10. dewi Agustus 12, 2015 / 10:41 am

    aku pernah ketipu akrena liat harga yang murah.. ternyata barangnya jelek banget.. btw makasih tipsnya ya bu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s