Ketika ajal (belum) menjemput

*Tadinya mau cari gambar atau foto apa gitu, cuma bingung ya mau ngomongin hal ini ga tau fotonya harus apa.

Oh ya, sebelum tulisan ini, di post lalu. Aku pun membahas tentang suamiku yang takut terbang, ternyata hari itu pas bareng tragedi #MH17 yang pesawatnya ditembak. 😦 It break my heart and also my husband heart. Karena setelah aku selesai nulist post, ga lama suami kabarin sudah sampai di Bali. Aku balas ok, beberapa menit kemudian dia bbm lagi “Pesawat Malaysia Airlines jatuh ditembak” terus dia cerita juga, kalo pas di pesawat tadi dia takut karena angin kencang jadi turbulensi meskipun pake pesawat besar (GA Airbus 333) itu dia ngerasa banget kalo pesawatnya terbangnya mengerikan, pas pulang kemaren juga dia takut lagi. 😦 Makin parno dia kalo ada pesawat abis jatuh.Β 

Mungkin judul tulisan ini sedikit mengerikan, tapi sekedar pengingat hidup di dunia tidak bisa selamanya πŸ™‚

Terkait tragedi #MH17 yang menyayat hati, ada beberapa kisah yang tergali. Beberapa orang yang seharusnya sudah “pergi” namun tidak jadi “pergi” karena memang belum saatnya. Saya baca di beberapa berita seperti ini (semoga berita ini ga ngaco ya). Si calon penumpang pesawat #MH17 tiba2 ditawarin untuk ganti pesawat jadi naik KLM, plus dibayar 300 euro. Setelah diskusi dengan keluarganya , akhirnya keluarganya setuju pesawat dia diganti. Meskipun harus telat beberapa jam karena ganti pesawat. Ternyata emang belum waktunya orang tersebut “pergi”

Ada juga cerita atlet sepeda ya kalo ga salah, dua kali “lolos” dari kecelakaan #MH. Mungkin memang belum saatnya dia “pergi”. Kisah sepasang suami istri cabin crew, sang istri harusnya bertugas di #MH370, sesaat sebelum pergi temannya ajak tukeran. Seolah – olah dia beruntung karena lolos dari maut. Suaminya bukan yang seharusnya tugas di #MH17, tapi ada temannya yang minta untuk tuker jadwal. Kita tidak sampai hati bilang kalo suaminya kena sial atau buntung karena “tidak lolos” dari maut. Tapi memang sudah saatnya sang suami “pergi”

Oh ya, temen suamiku juga ada yang profesi jadi pramugari. Nah, saat pesawat sukhoi terbang pertama kali (sebelum celaka dan nabrak gunung gede) dia masih ikut di dalam pesawat. Pas putaran kedua, dia memilih untuk ga ikut karena kepalanya tiba – tiba pusing. Jadi dia milih di darat aja, ternyata pesawat tersebut malah celaka. Nyawa sebatas langkah.

Gitu deh, cerita ini sebagai pengingat aja. Ga maksud lain atau nakut2in πŸ™‚ Semoga ketika kita yang harus “pergi” sudah banyak kebaikan kita yang bisa diingat. Amin

Β 

Β 

Iklan

15 thoughts on “Ketika ajal (belum) menjemput

  1. ndutyke Juli 22, 2014 / 12:45 pm

    OMG…. Bener2 rencanaNYA itu tak terduga ya

  2. joeyz14 Juli 22, 2014 / 1:38 pm

    Hanya Tuhan yang tau ya ji…. kalo yg dia ganti pesawat itu bener2 emang belum saatnya dia pergi….hikssss hati pedih banget baca2 berita ini

    • Puji Juli 22, 2014 / 1:42 pm

      Sedih ya mba

  3. Arman Juli 22, 2014 / 9:29 pm

    Yup emang ada waktu waktunya yang emang udah di atur sama Yang Di Atas ya… Kita gak pernah tau…

    • Puji Juli 22, 2014 / 9:35 pm

      Setuju πŸ™‚

  4. rianamaku Juli 23, 2014 / 12:03 am

    Semua sudah ada yang mengatur ya mbak dan kita harus siap kapan saja bila waktu itu tiba….

    • Puji Juli 23, 2014 / 9:03 am

      harus siap ya mba ria. πŸ™‚ Benar

  5. Crossing Borders Juli 23, 2014 / 12:30 am

    Hey Puji, wajar aja jika frequent flyer seperti suamimu makin ketar ketir kalo hrs naik pesawat.. Tapi ya itu tadi, kita bisa saja meninggal dalam kecelakaan pesawat, atau ketika sedang tidur di rumah.. Hanya Tuhan yg Maha Mengetahui..

    • Puji Juli 23, 2014 / 9:05 am

      hey teh, iya sih wajar ya kalo tambah takut. Bener teh, meninggal bisa di keadaan apa aja ya

  6. siti Juli 23, 2014 / 8:57 am

    iya semuanya sudah ada jadwalnya, jadi semaksimal mungkin kita bekali diri sama amal yang cukup biar kapanpun waktu kita datang ya tetap istiqamah dan siap di jemput kapan saja..

    • Puji Juli 23, 2014 / 9:06 am

      amiin. Semoga kita siap ketika tiba gilirannya.

      • siti Juli 23, 2014 / 9:11 am

        iya semua manusia kalau ditanya ..in pasti jwbnya belum siap…

  7. nyonyasepatu Juli 23, 2014 / 11:11 am

    semuanya misteri 😦
    inget gak kejadian pesawat Mandala yang jatuh di Medan beberapa tahun lalu, gak cuman korban dari pesawat tapi juga masyarakat sekitar bandara

    • Puji Juli 23, 2014 / 11:40 am

      Oh iya ya, pernah ada juga yg bukan di dalam pesawat jadi korban 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s