Uang Rumah Tangga

20140621-081908-29948929.jpg

Hai hai,

Lagi santai – santai dirumah sambil nunggu cucian beres, plus nungguin family guy tiba2 pengen tulis blog tentang obrolan ibu2 dikantor.

Yang dimaksud ibu2 itu 3 orang yang udah menikah, plus satu calon ibu yg bentar lagi melahirkan. Btw, dikantorku sekarang yang berstatus menikah kayanya kalo dikira-kira baru 10 persen dari total seluruh karyawan deh. Secara yaaaa rata2 masih kelahiran 90an. Hahaha.. Makanya ga heran kalo suka dipanggil tante atau mamiiii, padahal kita palingan bedanya sama mereka sekitar 3 tahun ajaaaa. Okeee back to the topic.

Agak lupa sih awalnya gimana, jadi ngomongin masalah uang. Intinya kita bertiga itu punya cara ngatur keuangan yang berbeda di rumah tangga. Kalo aku, semua keuangan ada di kendali aku (kibas rambut). Jadi semua gaji kami berdua digabung, trus dipake bayar ngana nganu, kasih siapa siapa, invest sana sini (macam kebanyakan uang) hahahha. Nah sisa uangnya di saya deh πŸ˜€ girang

Si pabeb tinggal minta aja klo mau apa2, tinggal bilang kalo beli ini itu. Baru nanti aku kasih uangnya hihihihi. Dan aku terserah (ya iyalaaah) mau pake uang itu gimana, asal bilang. Jadi kita terbuka banget masalah uang.

Temanku lain, sebutlah namanya Bunga. Kalo dia masing – masing megang gaji sendiri. Tapi untuk apa-apa suaminya yg kasih dia uang pake gaji suaminya, jadi bisa dibilang gajinya utuh. (Enak juga nih dia) haha plus alasan dia karena kalo dia yg pegang lebih boros πŸ˜€ oh iya salah satu alasan aku yg pegang juga karena suamiku itu lebih boros. Intinya kendali ada di suaminya, tapi suaminya baik (menurut dia) karena sering kasih uang dan ga pelit. Wanita mana yang ga suka uang πŸ˜‚

Nah, yang satu lagi siiiih dia dibawah kendali suaminya, jadi gaji masing- masing. Tapi dia tetep bayar ini itu untuk kebutuhan rumah tangga, dan kalo mau apa2 wajib lapor suaminya. Dengan alasan, kalo temenku yg megang bakalan lebih boros. Gitu deehhhh

Tapi, intinya sih. Meskipun kita bertiga beda2 cara kelola uangnya, poinnya adalah kita jujur sama pasangan masing2 masalah uang. Karena masalah uang itu sangat sensitif pemirsah. Bisa2 cuma karena 50ribu jadi ribut, karena ga jujur.

Ada contohnya temenku sih, dia pernah cerita ngerasa tersinggung sama suaminya gara – gara ditanya uangnya abis kemana. Sedangkan dia ngerasa sebel karena, uangnya udah habis untuk beliin pampers, susu dan kebutuhan anaknya yang waktu itu harganya lagi pada naik.

It’s all about the money. It’s all about the damdamdamdam

Iklan

18 thoughts on “Uang Rumah Tangga

  1. nyonyasepatu Juni 21, 2014 / 10:57 am

    Kalau kita, matt yg pegang duit n urus semuanya. Gajiku pura2 gila gak dibagi ke dia hihihi. Cuman sejak kerja, matt gak mau bayarin belanjaan aku lagi huhu. Pedih

    • Puji Juni 21, 2014 / 10:59 am

      Ooo gitu. Hihi. Lain kali belanjanya sekalian belanjain Matt juga aja mba, terus digabung barang2nya. Pas dikasir Matt yg suruh bayar *penghasut hahaha

      • nyonyasepatu Juni 21, 2014 / 11:06 am

        Dia jarang belanja masalahnya hehe

      • Puji Juni 21, 2014 / 11:07 am

        Hahahha susah juga kalo begitu ya πŸ˜€

  2. joeyz14 Juni 21, 2014 / 4:09 pm

    Hmmmm aku yang mana ya ji? Ahhhh manajemen keuangan kami masih berantakan!

    • Puji Juni 21, 2014 / 4:17 pm

      Hihi.. Btw emang yang berantakan gimana? Yang ga berantakan gimana? πŸ˜€

  3. siti Juni 22, 2014 / 5:40 pm

    hahhaha kalau aku yang pegang kendali aku donk*kibas jilbab wkwkwk karena MB boros dan kalau dapat duit dia pasti serahkan kesaya .. soanya saya masih lebih jago ngatur deh… cuma kalau gtu kdg suami tanya duit kmrin mana saya jelaskan deh..dikiranya duit gak cepat habis apa skg apa apa mahal…uhh money oh money,…..,!!

    • Puji Juni 22, 2014 / 5:42 pm

      Kita kurang lebih sama ya mba. Hihi. Masalah uang memang pelik dan unik

      • siti Juni 22, 2014 / 5:45 pm

        iya makanya kadang org bilang kenapa kamu pusing ya pusing lah ngurusin keuangan keluarga itu ribet.. kalau dutinya miris kepalaku langsung tuing2 duluan…. jadinya terbebani juga jadi tanggung jawab di pundak double deh

      • Puji Juni 22, 2014 / 5:52 pm

        Bener mba setuju. Butuh ekstra usaha ngatur uang haha

      • siti Juni 22, 2014 / 5:58 pm

        ngerti aku kalau wanita itu memang mesti super ya………………..bebannya berat….book…

      • Puji Juni 22, 2014 / 6:10 pm

        Berat bangeeett

  4. siti Juni 22, 2014 / 7:25 pm

    hati2 tuh foto atm nya ntar ada yang buat palsunya ..he he

    • Puji Juni 22, 2014 / 7:31 pm

      Hahahaha atm ga ada isinya, hihi

      • siti Juni 22, 2014 / 7:33 pm

        amanlah kalo gitu..

      • Puji Juni 22, 2014 / 7:35 pm

        Hihi

  5. Eka Azzahra Juni 24, 2014 / 8:48 am

    Nyimak deh, saya belum nikah soalnya. Setuju sama mbak, uang kan hal yang sensitif, penting bgt untuk terbuka dan jujur dalam mengelolanya.

    • Puji Juni 24, 2014 / 8:50 am

      Silakan disimak. πŸ˜€ betul masalah uang satu sen aja harus dikasih tau, supaya aman sejahtera kedepannya πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s