Aku dan pohon ceri

Tiba-tiba aku ingin bercerita tentang masa kecilku. Sama seperti anak kecil yang lain, hobinya ya main πŸ˜€ tapi hobi yang paling aku suka adalah manjat pohon ceri tetangga deket rumah..hehehe…. Mmmm…itu adalah kesenangan yang tak bisa tergantikan oleh apapun saat itu, manjat pohon sampe setinggi tiang listrik wuhuuuuuuu…menikmati angin semilir di puncak pohon itu sungguh nikmat sekali kawan :), terus kalo cuacanya panas dan berawan, mendapatkan angin sepoi2 di ujung pohon merupakan hal yangΒ  dan setelah itu menikmati buah ceri yang matang.

Buah ceri yang sudah pasti matang itu berwarna merah, atau pink.Tapi ada juga yang warna hijau yang juga sudah matang, mmm…warna kulitnya itu hijau mengkilat, sedangkan yang belum matang itu warna kulitnya hijau gelap (tidak mengkilap) rasanya maniiisss enaaak πŸ™‚ πŸ™‚ jadi kangen manjat pohon ceri. Dan buah ceri itu lebih cepat matang setelah kena air hujan. Nah makanya setelah hujan berhenti, aku pasti langsung manjat pohon itu karena banyak buah yang tiba2 matang gitu. πŸ™‚ manjatnya kadang sendiri kadang berdua temen aku, kadang ditemenin ade aku.Kalo ade aku sih ga ikutan manjat, dia cuma dibawah pohonnya aja sambil nunjuk2in yang mana yang mateng..What a precious moment in my life…xixixi ^_^

Tapi cerita memanjat pohon itu berakhir setelah pohonnya ditebang oleh sang pemilik rumah..Pohonnya ditebang setelah ada insiden. Alkisah waktu itu abis ospek baru masuk smp (waaa so last year) temen aku itu manjat tuh pohon sendiri (ga bareng sama aku) terus tiba2 dia jatuh dan pantatnya itu nuncep ke ujung pager rumah sang pemilik pohon….ooooouucchhh.

Jadilah temen aku itu mendapat beberapa jahitan, dan setelah kejadian itu pohonnya ditebang deh…Ya tamat sudah riwayat pohon kenangan aku. Tapi sampe sekarang sih aku masih suka sama buah itu, cuma udah jarang banget nemu pohonnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s